|
Nasional
Akbar Minta Koalisi Kebangsaan Dipertahankan
Kamis, 16 Desember 2004 | 16:10 WIB
TEMPO Interaktif, Nusa Dua:Ketua Umum Partai Golkar (demisioner) Akbar Tandjung meminta siapa pun yang menjadi ketua umum nantinya, harus mempertahankan Koalisi Kebangsaan. Akbar mengatakan hal ini setelah mengantar mantan Presiden Megawati Soekarnoputri dan suaminya, Taufik Kiemas, setelah acara pembukaan Musyawarah Nasional Partai Golkar di Hotel Westin Nusa Dua, Bali Kamis (16/12).
Akbar mengatakan, Koalisi Kebangsaan perlu dipertahankan demi menjaga fungsi Golkar sebagai partai penyeimbang. Dia mengingatkan bahwa posisi Golkar kali ini adalah berada di luar pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. "Kekuatan politik memerlukan kondisi penyeimbang, Koalisi Kebangsaan berusaha untuk menjalankan fungsi itu," ujarnya.
Karena itu Akbar yakin, peserta bisa menilai pengaruh keinginan Wakil Presiden Jusuf Kalla menjadi ketua umum. Namun, dia tak menegaskan apakah jika Kalla terpilih, Golkar tak lagi jadi penyeimbang yang efektif.
Akbar mengakui, Megawati memiliki kepentingan untuk melanjutkan koalisi antara Partai Golkar dan PDI Perjuangan. "Tapi beliau tidak menyebutkan secara eksplisif soal dukungan itu," ujarnya.
Sunudyantoro/Raden Rahmadi
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|