|
Nasional
Dirut Bank Global Ada di Amerika
Kamis, 16 Desember 2004 | 14:51 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Direktur Utama Bank Global Irawan Salim masih berada di Amerika Serikat untuk menemui para investor asing yang berniat menambah modal ke Bank Global.
"Kemarin siang kira-kira jam 2, beliau mengaku berada di luar negeri, di Amerika. Beliau berangkat ke Amerika hari Minggu, menemui investor untuk menambah modal di Bank Global," kata kuasa hukumnya Juan Felix Tampubolon kepada wartawan usai menemui Wakil Direktur II Ekonomi Khusus Mabes Polri Kombes Pol Bambang Premantoro, Kamis (16/12).
Kepada Bambang, Juan menyampaikan bahwa keberangkatannya ini sudah disampaikan ke pihak Bank Indonesia. Bahkan menurut Juan, Bank Global diberi waktu enam bulan untuk mencari investor untuk menambah modal. Menurut Juan, Irawan sudah mendapatkan investor tersebut dan rencananya investor ini akan datang ke Indonesia sebagai bukti.
Kepada kliennya Juan mengaku meminta Irawan agar segera kembali ke Indonesia untuk melakukan klarifikasi. Kapan waktunya, Juan mengaku belum dapat memastikan. "Itu gak tahu, tidak dijanjikan apapun kepada saya, tetapi saya minta untuk kembali, segera setelah selesai masalah investor itu,” kata Juan.
Mengenai tudingan Irawan mencoba menghilangkan barang bukti, Juan mengutip Irawan bahwa sejumlah staf dan direksi berkeinginan memindah dokumen dari gedung pusat Bank Global di Menara Global ke Bank Global cabang. Dokumen-dokumen itu merupakan dokumen lama dalam kisaran tahun 2001 sampai 2002. Sebabnya pada Jumat (10/12) lalu, direksi Bank Global bertemu dengan Bank Indonesia di Menara Global dan kesimpulannya, bahwa Senin (13/12) lalu, Bank Global akan menghadap Bank Indonesia dengan dokumen yang lengkap.
Oleh karena itu, sejak pulang dari rapat (Jumat), menurut Irawan sebagaimana ditirukan Juan, karyawan dan direksi Bank Global memilah mana dokumen yang perlu untuk bawa mana yang tidak. Disisi lain, kata Juan, kliennya sudah menunjukan sikap kooperatif dengan mencoba mencari investor ke Amerika. Tetapi, belum selesai waktu enam bulan yang diberikan Bank Indonesia untuk menambah kecukupan modal, terjadi penangkapan sejumlah pegawai Bank Global.
Menurut Juan, selain menjadi kuasa hukum Irawan, rencananya dia juga akan menjadi kuasa hukum tersangka dari Bank Global lainnya. Sampai dengan hari ini, sembilan orang pegawai Bank Global sudah ditahan di Mabes Polri.
Saat ditanyakan tentang uang Rp 16,5 miliar yang ditemukan polisi pada Selasa (14/12) sekitar pukul 23.30 WIB dilantai 23 Menara Bank Global, Juan mengaku belum tahu. “Saya nggak tahu, belum sampai ke subtansi," katanya.
Martha Warta
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
| Koesadiyuwono dan Edy Santoso
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|