Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Gus Solah Temui Kiai Untuk Islah
Kamis, 16 Desember 2004 | 13:12 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Solahudin Wahid atau Gus Solah mengaku sedang menemui beberapa Kiai dari kelompok Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Hasyim Muzadi untuk mendukung terjadinya islah (rekonsiliasi) diantara dua kelompok ini. Menurut Gus Solah disela-sela acara peluncuran acara Happy Holly Kids, Kamis (16/12) di Jakarta, upaya ini dilakukan untuk meredam konflik yang tengah membelah Nahdlatul Ulama (NU).

Upaya ini menurut Gus Solah dilakukan setelah pintu islah diantara Gus Dur dan Hasyim Muzadi tertutup. Maka kata Gus Solah, cara terbaik yang bisa dilakukan adalah dengan mendekati para Kiai dari kedua kelompok. "Yang penting ada islah dulu oleh para Kiai dari kedua kelompok," ujarnya.

Biar begtitu, Gus Solah mengaku sedang mengupayakan untuk mendorong Gus Dur dan Hasyim buat berdamai, setidaknya diawali dengan sebuah dialog. “Atau apakah dua-duanya memasang harga mati? kalau sudah mati ya bagaimana?" ujar Gus Solah yang mengaku dirinya telah mendatangi kedua pihak yang berseberangan ini sesering mungkin.

Menurut Gus Solah, selain membentuk NU tandingan, Gus Dur juga punya rencana untuk melaksanakan Mukatamar Luar Biasa mulai dari tingkat cabang (tingkat bawah) hingga tingkat pusat. Upaya ini dinilai Gus Solah sebagai "masih cukup baik, karena anggaran dasar maupun anggaran rumah tangga memungkinkannya," katanya. Hingga saat ini, Gus Solah sendiri mengaku dalam posisi netral dan tidak mendukung kubu salah satu kelompok.

Sunariah

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Koordinator GOWA (Government Watch), Farid R. Faqih (kiri) dan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Hasyim Muzadi di Kantor PBNU, Jakarta, Senin, 09 Februari 2004. [TEMPO/ Santirta M; Digital Image; 20040209] Koordinator GOWA (Government Watch), Farid R. Faqih (kiri) dan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Hasyim Muzadi di Kantor PBNU, Jakarta, Senin, 09 Februari 2004. [TEMPO/ Santirta M; Digital Image; 20040209]
Farid R. Faqih dan KH Hasyim Muzadi
Farid R. Faqih dan KH Hasyim Muzadi
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Gusdur Rencanakan Munaslub NU Juni Tahun Depan
Hasyim Belum Tentukan Pengganti Gus Sholah dan Gus Mus
Hasyim Muzadi: Tiga Orang Menolak Masuk PBNU Karena Sibuk
PBNU Hormati Keputusan Gus Solah Disayangkan
Gus Solah Tolak Masuk PBNU
Gus Solah dan Gus Mus Jadi Pengurus PBNU
Konferensi Islam Internasional di Jakarta Akhir Desember
Pengurus PBNU Dimumkan Besok Sore
Nahdliyin Crisis Center Resmi Bubar
Idris Marzuki: Pribadi Gus Dur Jadi Menakutkan dan Mengancam NU
> selengkapnya...


Website

Muslimat NU
NU Online


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data