|
Nasional
Tidak Hadir di Munas, Kalla Tutup Acara di Istiqlal
Kamis, 16 Desember 2004 | 12:58 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pembukaan Munas Golkar di Denpasar, Bali, pada Kamis (16/12) pagi tidak dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, yang menyatakan diri maju sebagai calon ketua umum. Kalla, pada saat bersamaan malah hadir di acara pemberian hadiah lomba Musabakoh Hidzil (hafalan) Quran dan Hidzil Sunah Nabawiah ke IV yang diadakan di Masjid Istiqlal, Jakarta.
?Kedatangan beliau merupakan bentuk dukungan dan dorongan bagi para pemuda untuk menghafal al-quran dan hadist,? ujar Imam Besar dan Habib Masjidil Haram Abdurahman bin Abdul Azis As Sudais. Turut hadir dalam acara itu, Menteri Agama M.Basyuni dan Duta Besar Kerajaan Arab Saudi Syech Abdullah Bin Abdurrahim Alim.
Dubes Arab Saudi menyatakan, terima kasih dan penghargaan atas kedatangan Kalla. ?Merupakan kehormatan besar bagi Kedubes Arab Saudi,? katanya. Ia juga menyampaikan terima kasih untuk Menteri Agama yang telah memberi kemudahan dalam penyelenggaraan lomba. Imam As Sudais menyatakan, kegembiraannya atas perhatian dan sambutan yang baik dari generasi muda untuk mengikuti lomba hafalan Al Quran dan hadist ini. Ia menegaskan, bahwa umat islam berhak bangga pada al-quran dan hadist dan bisa meraih kemuliaan dengan al-quran dan hadist tersebut.
?Kaum muslimin sekarang banyak mengalami kesulitan hingga sebaiknya kembali pada Al-Quran. Terima kasih kepada pemerintah Indonesia yang telah mendukung isu-isu kaum muslimin,? katanya.
Wapres Jusuf Kalla mengatakan, Al-Quran sangat diperlukan untuk menjadi pedoman menjalankan kehidupan. ?Bukan hanya jadi pedoman umat Islam tapi seluruh manusia,? katanya. Ia menegaskan Islam merupakan agama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad dan merupakan rahmat bagi seluruh alam yang membawa manusia dari kegelapan menuju alam yang terang benderang. ?Jika keduanya diikuti, maka dunia ini akan aman,? kata Kalla.
Ia mengungkapkan, banyaknya kesalahfahaman terhadap Islam serta kurangnya pemahaman yang baik terhadap Islam. ?Padahal agama Islam merupakan agama toleran dan kasih sayang yang harus ditunjukan baik secara nasional maupun internasional.? Islam, kata dia, bukan agama terorisme dan membawa kekerasan tapi merupakan agama yang membawa rahman bagi seluruh alam atau rahmatan alamin.
Dalam kesempatan tersebut, Jusuf Kalla sekaligus menyerahkan hadiah lomba kepada pemenang hafalan quran 30 juz, 20 juz, 15 juz dan 10 juz. Sementara, Dubes Kerajaan Arab Saudi menyerahkan hadiah untuk hafalan hadist Nabawiah sebanyak 500 hadist. Imam Besar As Sudais juga menyerahkan hadiah berupa naik haji bagi pemenang pertama.
Badriah?Tempo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Dua calon presiden (Capres) dari Partai Golkar, M Jusuf Kalla (kiri) dan Surya Paloh (kanan) dalam acara pembukaan Rapat Pimpinan (Rapim) ke-VII Partai Golkar di Istora Senayan, Jakarta, Jumat, 17 Oktober 2003. [TEMPO/ Santirta M; Digital Image; 20031017].](/hg/photostock/2004/12/13/s_SM03101749_high_thumb.jpg) |
![Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) M. Jusuf Kalla melambaikan tangan kepada wartawan (kameraman TV dan fotografer) setelah mengajukan permohonan penguduran diri dari Kabinet Gotong Royong kepada Presiden Megawati Soekarnoputri di Istana Negara, Jakarta, 19 April 2004. [TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20040419]](/hg/photostock/2004/12/10/s_BC04041929_high_thumb.jpg) |
| Jusuf Kalla dan Surya Paloh
|
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|