|
Nasional
Karena Polusi, Jakarta Layak Huni untuk 7 Hari
Kamis, 16 Desember 2004 | 10:04 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Tingkat pencemaran udara di Jakarta semakin tinggi. Hal itu tercermin dari data Indeks Standar Polutan Udara (ISPU). Pada tahun 2002, berdasarkan data itu Jakarta dinyatakan sehat dalam 22 hari, sedangkan untuk tahun 2003, kota Jakarta dinyatakan sehat dihuni selama tujuh hari dalam setahun.
Penelitian data ISPU itu dilakukan oleh Pusat Sarana Pengendalian Dampak Lingkungan (Pusarpedal) dan Japan International Cooperation Agency (JICA) di 21 titik sample yang tersebar di Jabotabek, selama 2002-2004. Kesimpulan penilitian menunjukkan pencemaran udara mencapai titik kritis. Sumber dari pencemaran itu adalah emisi kendaraan bermotor berupa debu dan gas nitrogen oksida.
Presentasi hasil penelitian itu Kamis (16/12) pagi ini disajikan do Hotel Hilton, Jakata. Diskusi panel bertajuk Pencemaran Udara dan Dampaknya Terhadap Kesehatan Manusia ini diselenggarakan Kementrian Lingkungan Hidup (KLH) dan JICA. Pidato pembukaan dibacakan perwakilan JICA dan dilanjutkan dengan sambutan dari Menteri Lingkungan yang diwakili Deputi VII KLH Masnellyarti Hilman.
Ariyani?Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|