Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Harmoko : Tak Masalah, Kalla Rangkap Jabatan
Rabu, 15 Desember 2004 | 19:36 WIB

TEMPO Interaktif, Denpasar: Harmoko tidak mempermasalahkan adanya rangkap jabatan antara Wakil Presiden dan Ketua Umum Golkar, jika Jusuf Kalla terpilih dalam Munas Golkar. ?Tidak ada larangan di AD dan ART Golkar, kalau partai lain ada yang menerapkan larangan, tentu tidak bisa diterapkan di Golkar,? kata Harmoko, mantan Ketua Umum Golkat di di Nusa Dua, Bali, Rabu, (15/12).

Menurut Harmoko, yang kini menjadi anggota Dewan Penasehat Golkar, perangkapan jabatan itu tidak selamanya buruk Bahkan pengalaman di sejumlah negara seperti Malaysia dan Singapura, ketua partai yang berkuasa juga menjadi pimpinan tertinggi di negara tersebut dan tidak menimbulkan masalah.

Dijelaskan mantan Menteri Penerangan di era Orba, bagi Golkar yang terpenting adalah figur yang bisa menerapkan doktrin karya dan kekaryaan. Dia juga harus memenuhi syarat agar dapat memimpin Golkar meraih Tri Sukses, yakni, menang di pemilu, peningkatan kualitas kader dan keberhasilan pembangunan.

Mengenai aspirasi yang berkembang agar DPD II memiliki hak suara, menurutnya, adalah agenda yang diperjuangkan juga oleh Dewan Penasehat. ?Di Rapim sudah kami sampaikan,? katanya. Dewan Penasehat meminta aspirasi itu diakomodasi oleh Munas karena pada Munaslub 1998 sebenarnya sudah diputuskan agar DPD II memiliki hak suara. ?Saya ingat sekali, pemimpin sidang waktu itu Pak Siswono (Yudhohusodho-red),? katanya.

Rofiqi Hasan?Tempo


Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Calon presiden dari Partai Golkar, Surya Paloh di kantor redaksi Metro TV, Jakarta, Kamis, 23 Oktober 2003. [TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20031023]. Calon presiden dari Partai Golkar, Surya Paloh di kantor redaksi Metro TV, Jakarta, Kamis, 23 Oktober 2003. [TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20031023].
Surya Paloh
Surya Paloh
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kalla Jamin Pencalonannya Tak Ganggu Kinerja Pemerintahan
Golkar Aceh Masih Intip Kekuatan Calon Ketua
Hidayat Nur Wahid: Jusuf Kalla Terpilih Sebagai Wapres Bukan Karena Golkar
Presiden Tidak Akan Campuri Munas Golkar
Golkar Maluku Belum Punya Jago
Kalla dan Paloh Bahas Munas Golkar dengan Presiden SBY
Aksa Mahmud: SBY Restui Pencalonan Jusuf Kalla
Surya Paloh dan Jusuf Kalla Bertukar Posisi
Musda Golkar Jawa Timur Batal
Wapres Buka Konferesi Internasional Humas dan Komunikasi 2004
> selengkapnya...


Referensi

Sebuah Munas Setelah Lengsernya Soeharto
Sekondan yang Menantang Akbar
Antek-antek Soeharto Kembali Lagi
PP RI No. 51 Tahun 2001 Tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik
Undang-Undang No. 12 Tahun 2003 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD
Laporan Penelusuran Penyumbang “Bermasalah ”
> selengkapnya...

Website

Akbar Tandjung
Situs Wiranto
Partai Keadilan
Partai Golkar


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [2]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data