Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Pemerintahan Akan Benahi Perlintasan Kereta
Rabu, 15 Desember 2004 | 18:23 WIB

TEMPO Interaktif, Semarang: Tiga departemen akan membuat nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) berkaitan dengan meningkatnya kecelakaan di perlintasan pintu perlintasan kereta api. ?Memang rencananya dalam waktu dekat ini ada MOU dari Depdagri, Depkimpraswil dan Dephub untuk menangani masalah-masalah di perlintasan kereta api,? kata Direktur Perkeretaapian Dirjen Perhubungan Darat Departemen Perhubungan Harris Fabilah kepada pers di Semarang, Rabu (15/12).

Menurut Harris, munculnya kesepakatan itu karena banyaknya korban meninggal dan luka-luka karena kecelakaan di perlintasan kereta. Selain itu, kata Harris, beban penjagaan perlintasan ditanggung PT Kereta Api Indonesia. Disamping itu bila ada kecelakaan di perlintasan sering terjadi saling lempar tanggung jawab dan saling menyalahkan antar instansi. ?Setiap pintu itu butuh 4 personel, selama ini hanya dibebankan ke PT KAI. Kami harapkan mendatang pemerintah bisa ikut membiayai pembayaran gaji atau penyediaan prasarana yang lain,? katanya.

Harris mengatakan hingga kini Depdagri dan Dephub sudah menyetujui rancangan ini, sementara untuk Depkimpraswil baru dihubungi dan akan membicarakan masalah ini. Selama ini, kata Harris, penanganan masalah di perlintasan KA ini baru dilakukan secara lokal dan parsial. Pihaknya menyatakan bila hal ini sudah disetujui maka akan diajukan anggarannya ke APBN. Prioritas pengamanan perlintasan akan difokuskan ke perlintasan kereta di Pulau Jawa tahun 2005. Dengan MoU, nantinya petugas penjaga palang pintu semakin professional dan akan detraining dan diberi sertifikat.

Data dari Departemen Perhubungan, jumlah perlintasan sebidang di Provinsi Jawa Tengah dan DI Yogjykarta sebanyak 2687 atau 32,3 persen total perlintasan di Jawa dan Sumatera. Dari angka itu, perlintasan resmi yang dijaga sebanyak 278 (10,3 persen), perlintasan resmi tidak dijaga 2270 (84,5 persen), dan perlintassan liar lebih dari 139 (5,2 persen).

Sementara kasus kecelakaan di perlintasan antara KA dengan kendaraan lain tercatat per November lalu sebanyak 28 kasus. Di wilayah Daerah Operasi (Daops) IV Semarang dalam tahun ini sudah banyak korban meninggal. Kejadian terakhir di perlintasan Padaharja Tegal baru-baru ini 11 orang meninggal. Dua hari lalu 2 orang siswi SMP di Semarang pun tewas tertabrak kereta Kamandanu saat melintasi perlintasan di jalan Kokrosono Semarang.

Dian Yuliastuti?Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
KRL (Kereta Rel Listrik) yang rusak akibat tabrakan di daerah Pejagalan, Bogor, 5 Oktober 2003. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20031005]. KRL (Kereta Rel Listrik) yang rusak akibat tabrakan di daerah Pejagalan, Bogor, 5 Oktober 2003. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20031005].
KRL
KRL
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Sakun Tewas Saat Menunggu Enam Jam di UGD
Pencurian Sarana Jaringan Kereta Api, Kembali Marak
PT KAI Dirugikan Lintasan Liar
Kereta Api Tabrak Kontainer Pengangkut Susu di Cakung
Jenazah Korban Tabrakan Maut Dimakamkan Besok
Belasan Tewas, Kereta Api Seruduk Kijang
Masinis KRL Tewas Tersengat Listrik
Akibat KA Pertamina Terbakar, Jalur Selatan Lumpuh
Kereta Anjlok, Enam Gerbongnya Terbakar
Dephub Akan Tertibkan Jalur lintasan Kereta Ilegal
> selengkapnya...


Website

Departemen Perhubungan dan Telekomunikasi
PT Kereta Api Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data