|
Nasional
TKI Dipungut Biaya Tiket Pesawat Hercules
Selasa, 14 Desember 2004 | 21:16 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Sebanyak 104 orang pekerja Indonesia, Selasa (14/12) siang, pulang dari Malaysia dengan menumpang pesawat Hercules milik TNI. Pesawat dengan nomor C-130 HS/L-100-30 itu mendarat di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta. Sejumlah TKI mengaku dipungut biaya pemulangan.
Berdasarkan wawancara Tempo dengan beberapa Tenaga Kerja Indonesia, mereka diharuskan membeli tiket pesawat seharga 225 Ringgit Malaysia, di Kedutaan RI di Malaysia. Padahal, Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara Marsekal Muda Sagom Tamboen telah mengatakan bahwa TNI tidak memungut biaya pemulangan kepada TKI,” katanya.
Pada pemulangan perdana dengan menggunakan Herculas ini, seorang TKI diwajibkan membeli tiket pesawat seharga 225 Ringgit Malaysia. Sagom mengatakan, TNI tidak mengetahui hal tersebut, sehingga dia berjanji akan mengkonfirmasikan hal ini ke pihak Kedutaan Indonesia di Malaysia.
Sementara itu, Sohrah dari Dinas Bina Mental Spiritual Departemen Sosial DKI yang menjemput para TKI mengatakan, Depsos sudah menyiapkan tiga bus Damri untuk mengantar para TKI ke daerah asal. Setiap bus memuat sekitar 50 orang penumpang. Bagi TKI yang tinggal di sekitar Jakarta Bogor, Tangerang, dan Bekasi diantar tanpa di punguti biaya.
Bagi mereka yang tinggal di luar Jakarta dan sekitarnya langsung diantar ke daerah asalnya, namun harus membayar ongkos setengah harga dari tarif yang berlaku pada bus ekonomi. ”Tergantung kondisi mereka, jika punya uang akan dikenakan biaya setengah harga bagi yang rumahnya di luar Jabotabek,” ujar Kepala Seksi Operasi Damri Departemen Perhubungan Drajat.
Para TKI yang pulang dengan Hercules adalah TKI yang mendapat pengampunan dari pemerintah Malaysia. Mereka pulang untuk menghindari pemeriksaan dan hukuman karena tidak memiliki dokumen resmi.
TNI sudah memulangkan lebih dari 1.600 orang TKI illegal dari Malaysia. Selain TNI AU, pada 14 November lalu, TNI AL telah memulangkan 1500 orang TKI. Selanjutnya pada 15 Desember, TNI AL akan kembali memulangkan sekitar 3.000 orang.
Sunariah – Tempo News Room
| Dari Koleksi Foto TEMPO Under Development
|
| |
|
|
|
|
| Megawati Soekarnoputri dan Martha Toni
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|