Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Pesawat Hercules Angkut 104 Pendatang Ilegal dari Malaysia
Selasa, 14 Desember 2004 | 17:46 WIB

TEMPO Interaktif, Subang: Sebanyak 104 pendatang asing tanpa izin (PATI) asal Indonesia diangkut pesawat Hercules A 1327 milik TNI Ankatan Udara dari lapangan terbang internasional Subang, Malaysia menuju bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta.

Pesawat yang didatangkan khusus untuk menjemput TKI ilegal itu, merupakan permintaan Kedutaan Besar Indonesia di Kuala Lumpur. Pesawat Hercules tersebut berangkat pada pukul 11.30 waktu Malaysia dan dijadwalkan tiba di Jakarta pada 12.30 WIB. "Dalam perjalannya, pesawat transit di Pekanbaru untuk mengisi bahan bakar," kata seorang petugas operatror radio A1327, Sersan Mayor Agus Apriana kepada Tempo Selasa siang ini (14/12) di bandara Subang.

Sementara itu, di bandara Subang, 10 orang petugas imigrasi ditugaskan untuk urusan keimigrasian.

Wakil Duta Besar RI Abdurrahman Mohammad Fachir dan bebrapa staf KBRI lainnya ikut mengantar para TKI. Dalam kesempatan itu, Kepala Imigrasi Pusat Putrajaya Dato? Ishak Bin Hj. Mohammed turut hadir ke lapangan terbang Subang.

T.H. Salengke

Dari Koleksi Foto TEMPO Under Development
         
Presiden Megawati Soekarnoputri (kiri) bersama Martha Toni, ibunda dari Nirmala Bonat, seorang tenaga kerja asal Indonesia yang mengalami kekerasan di Malaysia di rumah Megawati di Kebagusan, Jakarta, Rabu, 26 Mei 2004. Ibunda Nirmala Bonat menjelaskan bahwa dirinya tidak mengetahui mengenai keberangkatan Nirmala ke Malaysia karena memang orang tuanya tidak memberikan ijin berangkat untuk menjadi tenaga kerja asal Indonesia. [TEMPO/ Tommy Satria; K21A/246/04; 20040526] Presiden Megawati Soekarnoputri (kiri) bersama Ibunda Nirmala Bonat, Martha Toni (kanan), di kediamannya Kebagusan, Jakarta, 26 Mei 2004. . [TEMPO/Tommy Satria; K21A/246/2004; 20040607].
Megawati Soekarnoputri dan Martha Toni
Megawati Soekarnoputri dan ibunda Nirmala Bonat

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Tiga Perusahaan Akan Ditindak Rekrut Karyawan Secara Ilegal
Menlu: Hukuman Gantung TKI Bukan Melecehkan Indonesia
Mahasiswa Malaysia Dilarang Dengarkan Ceramah Anwar Ibrahim
Patroli Terkoordinasi di Selat Malaka Diteruskan
Migrant Care Desak Pemerintah Ajukan Amnesti untuk Sumiyati
Pesawat Hercules Milik TNI AU Jemput TKI di Malaysia
Jusuf Kalla dan Wakil PM Malaysia Siap Jadi Mediator Perdagangan
Kadin Jakarta Timur Menyetujui UMP 2005
Anwar Ibrahim: Hubungan Indonesia-Malaysia Terlalu Penting
Sembilan WNI Menunggu Eksekusi Mati di Malaysia
> selengkapnya...


Referensi

Studi Perlindungan TKI Ditinjau dari Aspek Pembiayaan
HAK ASASI BURUH MIGRAN INDONESIA
Beberapa Kebijakaan Penempatan TKI ke Luar Negeri
KepMenakertrans nomor KEP-104A/MEN/2002 tentang Penempatan TKI ke Luar Negeri
UU No. 13 Tahun 2003 Tentang Kentenagakerjaan
Buruh Migran Meninggal hingga September 2003
Kebutuhan dan Penempatan TKI 2002
Kebutuhan dan Penempatan TKI ke Luar Negeri (2001-2004)
> selengkapnya...

Website

Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC)
The ASEAN Secretariat
Direktorat Jenderal Pembinaan dan Penempatan TKI
PJTKI
Depnakertrans
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data