|
Nasional
Pembelian Tank Scorpion, Bukti Di Inggris Bisa Dipakai Di Indonesia
Selasa, 14 Desember 2004 | 17:24 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Bukti yang berkaitan dengan penggelembungan harga dalam pembelian tank Scorpion, dapat digunakan oleh peradilan di Indonesia. Hal itu dikatakan Jaksa Agung Abdul Rachman Saleh ketika ditemui sesudah acara diskusi "Hukuman Mati" di Hotel Meridien Jakarta, Selasa (14/12). "Namun bukti tersebut harus disertai dengan surat kuasa dari pihak Inggris," ungkapnya dengan terburu-buru menghindari pertanyaan wartawan.
Sementara itu, Todung Mulya Lubis yang hadir dalam
acara yang sama, mengatakan pengadilan Indonesia
walaupun tunduk kepada hukum positif yang berlaku,
tetapi mesti ada rasionalitas atau akal sehat. "Saya pikir akal sehat orang Inggris tidak beda dengan
orang Indonesia, sehingga penemuan di sana bisa dipakai
di Indonesia," ungkap Todung.
Menurut Todung yang harus dilakukan adalah pengadilan
sebagai lembaga yang mengadili harus lebih terbuka dan
jangan menyempitkan hanya menggunakan satu pandangan.
"Jangan mengganggap temuan itu adanya di Inggris maka
ditolak. Kan sama saja dengan hasil otopsi Munir yang
dilakukan di Belanda, apakah beda dengan otopsi di
Indonesia?" katanya.
Todung menilai Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) dapat melakukan langkah awal tersebut. Namun menurutnya apabila kasus pembelian tank Scorpion tersebut mengandung unsur korupsi maka kejaksaan agung juga mempunyai hak untuk memulai menyelidikan. "Yang paling penting adalah pihak TNI harus mengambil inisiatif untuk melakukan investigasi," ujarnya.
Evy Flamboyan
| Dari Koleksi Foto TEMPO Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Pesawat kargo raksasa Rusia, Antonov No. AH-124 yang membawa pesawat tempur Sukhoi pesanan pemerintah Republik Indonesia (RI) mendarat di Lapangan Udara (Lanud) Iswahyudi, Magetan, Madiun, Jawa Timur, Rabu, 27 Agustus 2003. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20030827].](/hg/photostock/2004/12/13/s_AB03082739_high_thumb.jpg) |
![Skadron pesawat tempur TNI-AU F-16 di lapangan udara Iswahjudi, Magetan, Madiun, Jawa Timur, Rabu, 27 Agustus 2003. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20030827].](/hg/photostock/2004/12/13/s_AB03082714[1]_high_thumb.jpg) |
| Pesawat Rusia Antonov No. AH-124
|
|
| Skadron Pesawat Tempur TNI-AU F-16
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|