Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Kasus Scorpion, Pemerintah Tunggu Proses Hukum di Inggris
Selasa, 14 Desember 2004 | 15:49 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono mengatakan saat ini departemennya dan Mabes TNI masih mengikuti proses hukum di Inggris soal dugaan suap terhadap pembelian tank scorpion yang melibatkan puteri mantan Presiden Soeharto, Siti Hardianti Rukmana. ?Kami biarkan berkembang dulu persoalan hukumnya, kalau ada implikasi hukum terhadap Indonesia baru kita bertindak,? katanya kepada wartawan disela-sela seminar yang diselenggarakan CSIS di Jakarta, Selasa (14/12).

Juwono menjelaskan implikasi yang dimaksud jika menurut undang-undang Inggris ada sesuatu hal yang harus diperiksa di Indonesia. Bila itu terjadi, kata dia, maka pemerintah Indonesia akan bekerja sama dengan pemerintah Inggris. Namun, lanjut dia, hingga kini baru pada tahap pemeriksaan investigatif dari sebuah surat kabar Inggris.

Mantan Dubes Indonesia untuk Inggris itu juga mengungkapkan sampai saat ini pemerintah Inggris belum menghubungi pemerintah Indonesia. Begitu pula sebaliknya.
Mengenai adanya broker-broker didalan pembelian peralatan dan perlengkapan persenjataan di Indonesia, Menhan menegaskan merupakan suatu hal yang harus ditertibkan. ?Saya bersama-sama Panglima sedang menata kembali supaya tekanan-tekanan slonongan di Mabes dan Dephan dikurangi,? ujanya.

Juwono mengaku belum mengetahui berapa kerugian yang diderita pemerintah bila dugaan mark up terhadap pembelian tank scorpion ini terbukti. Ia menambahkan, adanya broker-broker dalam pembelian persenjataan di Indonesia akibat sistem terdahulu yang seperti itu. ?Melalui orang-orang yang sangat berpengaruh dimasa lampau. Jadi kita tidak bisa lakukan apa-apa,? katanya.

Pembelian tank scorpion oleh pemerintah Indonesia pada tahun 1995-1996 kini diselidiki oleh aparat Inggris, karena diduga diwarnai praktek suap. Berdasarkan dukungan pengadilan, Alvis Vehicles Limitedm, produsen scorpion, diduga telah menyetorkan 16,5 juta poundsterling (sekitar Rp 291 miliar) kepada Siti Hardianti Rukmana (Tutut), untuk memuluskan penjualan.

Poernomo G Rido?Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO Under Development
         
Pesawat kargo raksasa Rusia, Antonov No. AH-124 yang membawa pesawat tempur Sukhoi pesanan pemerintah Republik Indonesia (RI) mendarat di Lapangan Udara (Lanud) Iswahyudi, Magetan, Madiun, Jawa Timur, Rabu, 27 Agustus 2003. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20030827]. Skadron pesawat tempur TNI-AU F-16 di lapangan udara Iswahjudi, Magetan, Madiun, Jawa Timur, Rabu, 27 Agustus 2003. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20030827].
Pesawat Rusia Antonov No. AH-124
Skadron Pesawat Tempur TNI-AU F-16

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

DPR akan Ajukan Hak Angket untuk Pembelian Tank Scorpion
Wismoyo dan Hartono Teken Pembelian Scorpion
Kerabat Tutut : Hartono Mau Cuci Tangan
Teten Masduki: Pembelian Tank Scorpion Terindikasi Korupsi
KPK Akan Mencari Data Primer Kasus Scorpion
Dephan : Beli Alat Pertahanan Harus Lewat Pensiunan Tentara
TNI 'Pelajari' Suap Pembelian Tank Scorpion
Suap 16,5 Juta Poundsterling dalam Pembelian Tank Scorpion oleh Indonesia
Tentara Penyerang Brimob di Aceh Diperiksa Polisi Militer
Menhan Indonesia-Singapura Bahas Peninjauan Kembali Tempat Latihan Militer
> selengkapnya...


Referensi

Sejarah TNI AU
Spesifikasi F-16
Kepres RI No. 97 Thn.2003 Tentang Pernyataan Perpanjangan Keadaan Bahaya Dengan Tingkatan Keadaan Darurat Militer Di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam
Kepres RI No. 71 Thn.2003 Tentang Penghapusan Keadaan Darurat Sipil Di Provinsi Maluku
Kepres RI No. 28 Thn.2003 Tentang Pernyataan Keadaan Bahaya Dengan Tingkatan Keadaan Darurat Di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam
> selengkapnya...

Website

Departemen Pertahanan


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data