|
Nasional
Presiden Tidak Akan Campuri Munas Golkar
Selasa, 14 Desember 2004 | 14:56 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui Sekretaris Kabinet, Sudi Silalahi, menegaskan pemerintah tidak akan mencampuri pemilihan Ketua Umum Partai Golkar dalam musyawarah nasional di Bali, Rabu (15/12). Menurut Sudi, siapapun yang maju sebagai calon ketua umum, diserahkan sepenuhnya kepada keputusan internal Partai Golkar.
?Presiden tidak ikut-ikut dalam hal itu. Siapa pun yang maju silahkan,? kata Sudi kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta, Selasa (14/12). Soal majunya Wakil Presiden Yusuf Kalla sebagai calon ketua umum, tambah Sudi, Presiden juga tidak ?ikut-ikut.?
Apakah majunya Kalla sebagai calon ketua umum sudah mendapatkan restu dari Presiden Yudhoyono? ?Tidak ada, sekarang tidak zamannya lagi seperti itu. Jadi biarlah sesuai aturan main parpol itu, melakukan mekanisme parpol sendiri. Pemerintah tidak ikut-ikut kayak dulu,? kata Sudi panjang lebar.
Sudi juga mengelak saat ditanya apakah majunya Kalla berdasarkan izin dari Presiden. ?Saya tidak memonitor, karena saya tidak tahu,? katanya. Namun menurutnya, setiap pejabat pemerintah yang akan melakukan kegiatan tertentu harus minta izin terlebih dulu dari Presiden.
Sudi juga menolak menjawab apakah majunya Kalla nantinya tidak mengganggu jalannya pemerintahan. ?Jangan seandai-andainya lah saya tidak pernah mendampingi Presiden membicarakan hal seperti itu, Presiden tidak pernah mengurusi soal politik seperti itu,? katanya.
Siang ini, Kalla dan bos Grup Metro, Surya Paloh, bertemu Presiden di Kantor Kepresidenan. Meskipun Paloh mengaku pertemuan tersebut tidak secara khusus membicarakan pencalonan Kalla, namun dia mengakui pertemuan itu sebagian membahas soal langkah-langkah menghadapi Munas Golkar. Sore ini, Kalla juga terbang menuju Bali untuk mempersiapkan pencalonannya. Presiden Yudhoyono pun juga berada di Bali, namun untuk bertemu Presiden Timor Leste, Sanana Gusmao.
Sapto Pradityo?Tempo
| Dari Koleksi Foto TEMPO Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Pasangan calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) dari Partai Golkar, Wiranto - Salahuddin Wahid (kiri), dan pasangan Capres dan Cawapres dari Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono - M. Jusuf Kalla (kanan), dalam acara dialog (debat) Capres dan Cawapres di Hotel Borobudur, Jakarta, 1 Juli 2004. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20040701]](/hg/photostock/2004/12/02/s_AB04070140_high_thumb.jpg) |
![Calon presiden (Capres) dari Partai Golkar, Wiranto, tampak di layar monitor dalam acara dialog (debat) pasangan Capres dan Cawapres di Hotel Borobudur, Jakarta, 1 Juli 2004. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20040701]](/hg/photostock/2004/12/02/s_AB04070148_high_thumb.jpg) |
| Wiranto, Salahuddin Wahid, dll
|
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|