Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Metro

Persetujuan DPRD Mentok Pembangunan Sarana Pendidikan di Tangerang Terhambat
Selasa, 14 Desember 2004 | 13:45 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:DPRD Kabupaten Tangerang sejauh ini belum meneken persetujuan rencana pinjaman dari Bank Jabar Rr 200 miliar untuk pendidikan dan perbaikan infrastruktur jalan. Bahkan beredar kabar, dewan hanya menyetujui pengajuan kredit tersebut sampai Rp 150 miliar, atau dipangkas 25 persen dari usulan sebelumnya.

Tertahan lamanya keputusan DPRD Kabupaten Tangerang dalam memberikan persetujuan kepada Pemerintah setempat untuk meminjam uang sebesar Rp.200 Milyar ke Bank Jabar dinilai telah menghambat rencana Pemerintah untuk membangun infra struktur terutama bangunan SD dan jalan di pantai utara (Pantura)yang dibiayai oleh dana pinjaman tersebut.

Seperti diketahui, Pemkab Tangerang berencana meminjam
uang ke bank jabar Rp 200 miliar. Uang itu untuk pembangunan gedung sekolah dan Jalan yang rusak. Dalam proses peminjaman itu, akhir Oktober lalu, pemerintah setempat mengajukan surat dan propasal untuk meminta persetujuan dewan. Namun, hingga detik ini dewan masih melakukan pembahasan terhadap usulan tersebut.

"Kalau kami melihat, rencana itu sangat baik dan fositif
bagi daerah Pantura yang memang membutuhkan pembangunan
sarana itu," ujar Direktur Pantura Depelopment Centre
(PDC), Suhalimi Ismedi, Selasa, 14/12.

Jika melihat perkembangan Pantura saat ini, lanjut Ismedi, sekolah dan jalan rusak memang harus segera dibangun dan diperbaiki. Ismedi khawatir berlarut-larutnya pembahasan pinjaman itu memiliki ekses yang tidak menguntungkan bagi Pemkab sendiri. "Karena terlalu lama, bisa saja Bank Jabar berubah pikiran dan menolak usulan tersebut,"katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Bupati Tangerang Ismet
Iskandar melakukan terobosan dalam mengatasi kekurangan
pembiayaan daerah dengan mengajukan kredit ke Bank Jabar
sebesar Rp 200 miliar. Dana tersebut antara lain Rp 100 miliar membangun sedikitnya 60 bangunan SD, SMP dan SMA di wilayah pantai utara (Pantura) dengan menggunakan konstruksi rangka baja. Sedangkan sisanya Rp
100 miliar lagi bakal digunakan membangun jalan sepanjang 50 km di daerah pantura wilayah itu.

Joniansyah-Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO Under Development
         
Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Roy B.B. Janis, dan alumni SLTP 56 Titi Qadarsih saat mengunjungi SLTP 56 Melawai, Jakarta Selatan, Senin, 19 April 2004. Murid dan guru SLTP 56 menolak untuk pindah ke lokasi baru di Jeruk Purut dan lebih memilih untuk tetap bertahan di sekolah tersebut. [TEMPO/ Tommy Satria; K21A/129/04; 20040419]    Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Roy B.B. Janis, dan alumni SLTP 56 Titi Qadarsih berdialog dengan murid SLTP 56 saat mengunjungi SLTP 56 Melawai, Jakarta Selatan, Senin, 19 April 2004. Murid dan guru SLTP 56 menolak untuk pindah ke lokasi baru di Jeruk Purut dan lebih memilih untuk tetap bertahan di sekolah tersebut. [TEMPO/ Tommy Satria; K21A/129/04; 20040419]
Roy BB Janis dan Titi Qadarsih
Roy BB Janis dan Titi Qadarsih

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Dirjen Pendidikan Tinggi Calon Rektor ITB
Komisi E Tolak Usulan Renovasi Gedung Pendidikan
Adu Cerdas Para Junior di Jalur Sains
Agar Guru Lebih Profesional


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data