Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Bupati Bengkalis Dilaporkan ke KPK
Selasa, 14 Desember 2004 | 12:45 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Masyarakat Bengkalis anti korupsi melaporkan dugaan korupsi bupati Bengkalis ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Bupati Bengkalis diduga menyelewengkan anggaran pendapatan belanja daerah 2003 sebesar Rp 10 miliar.

Pada APBD kabupaten Bengkalis tahun 2002 dialokasikan dana Rp 10 miliar, untuk penyertaan modal pada blok Coastal Plain Pekanbaru (CPP). Namun pada tahun anggaran 2003, penyertaan modal kabupaten Bengkalis pada CPP blok dianggarkan kembali. "PT Bumi Siak Pusako sebagai pengelola CPP blok belum menerima penyertaan modal dari kabupaten Bengkalis Rp 10 miliar itu," kata Ribut Susanto, koordinator LSM Riau Mandiri, Selasa (14/13).

Oleh karena itu, komponen masyarakat Bengkalis anti korupsi menuntut KPK segera menyusut tuntas dugaan kasus korupsi ini. Selain itu, mereka juga meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, menonaktifkan bupati Bengkalis Syamsurizal, untuk mempercepat proses penyelidikan dan penyidikan.

PT Bumi Siak Pusako dibentuk untuk menggantikan PT Caltex Pasifik guna mengelola ladang minyak di provinsi Riau. Berdasar akte notaris No. 143 tahun 2003, delapan bupati/walikota dilokasi CPP blok membuat kesepakatan untuk membentuk konsorsium daerah CPP blok. Sebagai manivestsi kesepakatan, tahun 2002 kabupaten Bengkalis mengalokasikan dana Rp 10 miliar untuk penyertaan modal. Namun pada 2003, penyertaan modal juga dianggarkan kembali, dengan nilai dan kode anggaran yang sama.

Sutarto

Dari Koleksi Foto TEMPO Under Development
         
Zainuddin A. saat mendampingi Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Selatan R. Himawan Kaskawa dalam jumpa pers menegenai eksekusi mantan Wakil Kepala BPPN Pande Lubis dalam kasus Bank Bali, Jakarta, Rabu, 14 April 2004. [TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20040414]   Koordinator Sekretariat Program Kerja Petisi 50 Judilherry Justam (kanan) saat melakukan dengar pendapat dengan anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diwakili oleh Erry Riyana Hardjapamekas di kantor KPK, Jakarta, Rabu, 25 Pebruari 2004. [TEMPO/ Tommy Satria; K20A/488/04; 20040225]
Zainuddin A
Judilherry Justam, Erry Riyana Hardjapamekas, dll

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Gubernur Kaltim Dilaporkan ke KPK, Korupsi Pesawat Terbang Ringan
Pengadilan Korupsi Tetap Berbasis di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat
Presiden Tandatangani Izin Pemeriksaan Bupati Blitar
KPK akan Bertemu Ketua PN Pusat Bicarakan Puteh
Jusuf Syakir: Kekayaan Penyelenggara Negara Harus Diumumkan
Mendagri: Abdullah Puteh Masih Gubernur NAD
Ketua DPR Prihatin Lembaganya Masuk Survei Terkorup
Dua Koruptor dari Makassar Dikirim ke Nusakambangan
Terlibat Korupsi Pengadaan Baju Hansip, Kepala Kantor Kesatuan Bangsa Bogor Ditahan
Kepala Kantor Kesbang Kota Bogor Ditahan
> selengkapnya...


Referensi

Desentralisasi Korupsi Melalui Otonomi Daerah
Kasus Korupsi Prioritas Kerja 100 Hari Polri
Kejaksaan di Daerah Kurang Mendukung Upaya Pemberantasan Korupsi
Inpres No. 224 soal Abdullah Puteh
UU RI No. 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas UU No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
PP RI No. 109 Tahun 109 Tahun 2000 Tentang Kedudukan Keuangan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah
> selengkapnya...

Website

Komisi Pemberantasan Korupsi
Komisi Ombudsman Nasional
Pendapat tentang Pemberantasan Korupsi
Situs Resmi Komisi Pemberantasan Korupsi


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [2]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data