Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

DPR akan Ajukan Hak Angket untuk Pembelian Tank Scorpion
Selasa, 14 Desember 2004 | 12:35 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional Djoko Susilo, menyatakan dewan akan mengajukan hak angket untuk kasus pembelian tank Scorpion.

Djoko yang ditemui di ruang kerjanya di gedung DPR, Selasa (14/12) siang ini, akan berkoordinasi dengan teman-teman dewan yang menurutnya memiliki pemikiran sejalan dengannya. Mereka diantaranya, Effendy Choirie, wakil komisi I dari Fraksi Kebangkitan Bangsa, dan Happy Bone Zulkarnaen, anggota komisi I Fraksi Partai Golkar. Mulai hari ini, mereka akan mengumpulkan tandatangan anggota dewan.

Sesuai UU tahun 1953, Djoko menyatakan bahwa 20 tandatangan anggota dewan sudah cukup untuk mengajukan hak angket. "Saya optimis pada masa persidangan pertama telah reses, hak angket sudah bisa diajukan," katanya.

Djoko menilai, pembentukan panitia khusus (pansus) atau panitia kerja (panja) kurang memadai untuk menangani kasus Scorpion itu. "Ini cukup serius dan sudah berurat akar," jelasnya. Dengan hak angket, dia berpendapat, DPR bisa melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap peralatan yang dimiliki oleh Departemen Pertahanan.

Djoko yang pada saat kasus Scorpion tahun 1994 terjadi sedang belajar di Inggris, menyatakan kecewa pada pemerintah Indonesia.

Djoko menilai, pemerintah kurang serius menanganinya. Menurutnya, perlu dilakukan pengusutan internal di Departemen Pertahanan. "Saya meragukan komitmen pemerintah untuk membersihkan kasus Scorpion jika Dephan sendiri tidak membersihkan diri," kata dia.

Suliyanti

Dari Koleksi Foto TEMPO Under Development
         
Pesawat kargo raksasa Rusia, Antonov No. AH-124 yang membawa pesawat tempur Sukhoi pesanan pemerintah Republik Indonesia (RI) mendarat di Lapangan Udara (Lanud) Iswahyudi, Magetan, Madiun, Jawa Timur, Rabu, 27 Agustus 2003. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20030827]. Skadron pesawat tempur TNI-AU F-16 di lapangan udara Iswahjudi, Magetan, Madiun, Jawa Timur, Rabu, 27 Agustus 2003. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20030827].
Pesawat Rusia Antonov No. AH-124
Skadron Pesawat Tempur TNI-AU F-16

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Wismoyo dan Hartono Teken Pembelian Scorpion
Kerabat Tutut : Hartono Mau Cuci Tangan
Teten Masduki: Pembelian Tank Scorpion Terindikasi Korupsi
KPK Akan Mencari Data Primer Kasus Scorpion
Dephan : Beli Alat Pertahanan Harus Lewat Pensiunan Tentara
TNI 'Pelajari' Suap Pembelian Tank Scorpion
Suap 16,5 Juta Poundsterling dalam Pembelian Tank Scorpion oleh Indonesia
Tentara Penyerang Brimob di Aceh Diperiksa Polisi Militer
Strategi KSAL Kent Sondakh Untuk Pertahanan Kedaulatan Negara
TNI AD Butuh Alat Komunikasi dan Radar
> selengkapnya...


Referensi

Sejarah TNI AU
Spesifikasi F-16
UU RI nomor 3 Tahun 2002 Tentang Pertahanan Negara

Website

Departemen Pertahanan


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data