Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Surya Paloh dan Jusuf Kalla Bertukar Posisi
Senin, 13 Desember 2004 | 22:46 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menyambut Musyawarah Nasional Partai Golkar ke-7 di Denpasar, Bali, Surya Paloh menegaskan dirinya akan betukar posisi dengan Jusuf Kalla.

Menurut Surya, keputusan ini dilakukan setelah tadi siang (13/12) terjadi pembicaraan khusus dengan wakil presiden. “Dan kami bertukar posisi," kata Surya di Hotel Sari Pan PAsific, Senin malam (13/12).

Tukar posisi? Yap, Surya menjelaskan bahwa jika sebelumnya dirinya dan Jusuf Kalla masuk dalam satu paket, dimana Surya sebagai kandidat Ketua Umum dan Kalla sebagai Ketua Dewan Penasehat, maka setelah pembicaraan tadi siang, posisi tersebut ditukar.

"Saya telah meminta pada Pak Kalla kesediaannya untuk berganti posisi," ungkap Surya. Menurut bos grup Media ini, Jusuf Kalla merupakan pilihan terbaik bagi Partai Golkar.

Untuk itu Surya minta agar para pendukungnya tidak merasa kecewa dan tetap memberi dukungan yang sama. "Saya minta setiap daerah, baik daerah tingkat satu maupun dua, tetap memberi dukungan yang sama," tandasnya.

Alasan pertukaran posisi tersebut menurut Surya, untuk lebih mengantisipasi perkembangan Partai Golkar di masa depan. "Saya tengok ke depan Pak Kalla itu bagus,” katanya. Surya sendiri bertekad untuk menang dalam Munas ke-7 mendatang. Mengenai calon kuat lain seperti Akbar Tanjung, Wiranto, Marwah Daud Ibrahim dan Agung Laksono, Surya menganggap posisi semuanya setara. Yang pasti, “Saya yakin bisa menang," katanya.

Jusuf Kalla sendiri menurut Surya, sudah menyatakan kesediannya bertukar posisi dalam Munas mendatang. Soal adanya rangkap jabatan Jusuf Kalla, kalau terpilih diakui Surya sebagai sesuatu yang memang kurang ideal. “Tapi, itu yang terbaik bagi Partai Golkar.” Sambung Surya.

Muhamad Fasabeni

Dari Koleksi Foto TEMPO Under Development
         
Pasangan calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) dari Partai Golkar, Wiranto - Salahuddin Wahid (kiri), dan pasangan Capres dan Cawapres dari Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono - M. Jusuf Kalla (kanan), dalam acara dialog (debat) Capres dan Cawapres di Hotel Borobudur, Jakarta, 1 Juli 2004. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20040701] Calon presiden (Capres) dari Partai Golkar, Wiranto, tampak di layar monitor dalam acara dialog (debat) pasangan Capres dan Cawapres di Hotel Borobudur, Jakarta, 1 Juli 2004. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20040701]
Wiranto, Salahuddin Wahid, dll
Wiranto

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Musda Golkar Jawa Timur Batal
Marwah Daud: Banyak Orang Bahagia Jika Saya Terpilih
Akbar: Rapim Golkar Tak Bicarakan Ketua Umum
6 DPD Golkar Tolak Hak Suara untuk Kabupaten
Golkar Sultra: Surya dan Marwah Layak Pimpin Golkar
Sesepuh Golkar Kecam Akbar Tanjung
Pengamat: Polemik Munas Golkar Bukan Masalah Akbar
Golkar Sumsel Belum Tentukan Sikap Soal Ketua Umum Golkar
Golkar NTB Tetap Dukung Akbar Tandjung
Ais Said: Harmoko Adu Domba Akbar dengan Sudharmono
> selengkapnya...


Referensi

Antek-antek Soeharto Kembali Lagi
Akar Beringin di Seragam Hijau
AWAS Bersaing Rebut Golkar ? 01
PP RI No. 51 Tahun 2001 Tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik
Undang-Undang No. 12 Tahun 2003 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD
> selengkapnya...

Website

Akbar Tandjung
Situs Wiranto
Partai Keadilan
Partai Golkar


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data