Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Metro

Cinta Di Tolak, Seorang Pria Aniaya Pesaingnya Hingga Sekarat
Senin, 13 Desember 2004 | 16:25 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Muhamad Arief (20) warga Kampung Pabuaran, Desa Paku Jaya, Kecamatan Serpong, Kabupaten Tangerang, terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit. Seluruh mukanya penuh luka sayatan senjata tajam dan tangan kanannya hampir putus terkena sabetan belati.

Sementara sang pelaku, Sanukri alias Kinuk warga Kampung
Perigi Baru, Pondok Aren, yang dendam terhadap korban akibat cintanya di tolak pacar korban, kabur setelah puas melukai korban. Penganiayaan terjadi saat pesta
pernikahan teman korban di Kampung Perigi Baru, Pondok Aren, Kabupaten Tangerang, Minggu (12/12) pukul 21.30 WIB.

Menurut keterangan pacar korban Pia (20), sebelum
melakukan aksinya, Kinuk yang juga dikenal oleh mereka,
sempat berangkat bareng. Sebelumnya mereka janjian di Plaza BSD, Tangerang.

Saat itu, mereka hendak menghadiri undangan pernikahan
salah seorang teman mereka di Kampung Perigi Baru, Pondok Aren, Kabupaten Tangerang. Setelah mereka sampai di pesta pernikahan itu, mereka pun kemudian menikmati hidangan yang disediakan sambil ngobrol bersama dengan tamu undangan lainnya.

Menjelang malam, sekitar pukul 21.30 WIB, tiba-tiba Kinuk, menikamkan belati yang di pegangnya ke arah leher korban dari arah belakang. Namun tikaman tersebut meleset dan hanya mengenai dagu korban. Korban yang kaget dengan serangan itu, mencoba merebut belati yang digunakan pelaku. Akibatnya, lengan kanannya nyaris putus terkena sabetan belati pelaku.

Setelah berhasil melukai lengan dan dagu korban, pelaku
kembali mengarahkan belatinya ke muka korban. Kali ini,
dengan sadisnya, pelaku menyayat-nyayat muka korban yang
sudah tergeletak tidak berdaya.

Setelah puas menyayat muka korban, pelaku yang masih
pengangguran itu, kemudian pergi meninggalkan korban yang sudah lemas dengan muka berlumuran darah. Pia, pacar korban yang saat kejadian berada di dalam rumah
yang punya hajat, langsung berusaha menolong korban
bersama dengan warga lainnya dengan membawa korban ke RS
Assobirin, Pondok Jagung, Serpong, Kabupaten Tangerang.

Namun karena kondisi korban yang kritis akibat luka yang
serius, korban dirujuk ke RSU Tangerang. Setelah
mengantarkan korban ke RSU Tangerang, kakak korban Ari
dengan ditemani Pia, melaporkan kejadian tersebut ke
Mapolsek Pondok Aren.


Menurut Pia, pelaku diduga dendam terhadap korban setelah cinta pelaku di tolak mentah-mentah oleh Pia yang sudah menjadi pacar korban.

Joniansyah-Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO Under Development
         
Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai, Eddy Abdurrahman, saat pembakaran rokok selundupan dan pakaian bekas di Medan, Sumatera Utara, 21 Mei 2004. [TEMPO/ Hendra Suhara; Digital Suhara; 20040521] Terdakwa kasus kepemilikan narkoba jenis ganja, Djoko Wirianto Suwito alias Jeanny Stavia alias Avi (kiri) bersama artis sinetron
Eddy Abdurrahman
Avi dan Faisal

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Mendengar Nama Orang Tua Angkat, Tubuh Ratih Menggigil
Menyetrika Anak, Ibu Angkat Masuk Sel Pondok Bambu
Sri Tewas, Diduga Gantung Diri
Ditemukan Mayat Bertato Kembang-Kembang di Tol Jakarta-Cikampek
Polda Metro Jaya Efektifkan Pos Polisi
Minta Dinikahi, PRT yang Dibacok Pacarnya Tewas
Wali Kota Tangerang Nyatakan Perang Terhadap Preman
TNI Bantah Terlibat Pembakaran Pos Polisi Binjai
Pencurian Mobil Berhasil Digagalkan
Sopir Taksi Dirampok Penumpang
> selengkapnya...


Referensi

UU RI No.22 Thn.1997 Tentang Narkotika

Website

Kepolisian Republik Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data