|
Nasional
Wapres Buka Konferesi Internasional Humas dan Komunikasi 2004
Senin, 13 Desember 2004 | 14:49 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menurut Jusuf Kalla, seorang petugas humas perlu memberitahukan apakah yang telah dilakukan pemerintah dan usaha-usaha pemerintah untuk mencapai hal tersebut. Pemberitahuan itu, untuk menumbuhkan kepercayaan dan partisipasi masyarakat dalam kehidupan bernegara dan berdemokrasi.
“Keyakinan masyarakat itu hanya dapat dilakukan, jika masyarakat mengetahui apa yang telah dilaksanakan dan apa yang dihasilkan,” katanya di Istana Wakil Presiden.
Hadir dalam acara pembukaan ini Menteri Komunikasi dan Informasi Sofyan A. Jalil serta sejumlah praktisi humas perusahaan dari berbagai negara. Konferensi yang mengambil tema “The Dynamics of PR & Communications Toward a Global Understanding” ini akan berlangsung selama dua hari.
Sementara itu, Presiden Public Relations Society of Indonesia August Parengkuan mengatakan ,dalam era informasi ini, seorang petugas humas perlu melakukan terobosan baru dalam pekerjaannya karena masyarakat yang saat ini dibanjiri dengan informasi, semakin kritis terhadap apa yang terjadi.
Dia berharap, dari konferensi ini akan ada kesepahaman tentang nilai-nilai atas suatu keberhasilan atas apa yang dilakukan.
Edy Can - Tempo
| Dari Koleksi Foto TEMPO Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|