Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Gus Solah Tolak Masuk PBNU
Sabtu, 11 Desember 2004 | 17:32 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Dia mengaku telah ditelepon oleh Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi dan ditawari menjadi Ketua. Namun, setelah memikirkan dengan masak-masak, dia memilih untuk tidak menerima tawaran itu.

”Saya sudah menelepon Pak Hasyim dan Kyai Sahal Mahfudz (Rois Aam PBNU) untuk menyampaikan sikap saya ini,” kata Salahuddin Wahid, yang terkenal dengan panggilan Gus Solah, di Jakarta hari ini.

Sebelum mengambil keputusan itu, Gus Solah telah meminta pertimbangan istri, anak, dan seluruh saudaranya serta teman-temannya. “Tapi saya tidak meminta pertimbangan Gus Dur (Abdurrahman Wahid),” ujarnya.

Gus Solah juga mengaku telah melakukan solat istikhoroh. Dia juga telah membuka Al-Qur'an surat An-Naml, yang mengandung pesan tentang pentingnya melakuan ishlah (berdamai). Dia memutuskan untuk ikut dalam kelompok yang mendorong ishlah itu.

”Jadi, saya tidak boleh masuk dalam PBNU dan juga tidak ikut dalam kelompok Gus Dur,” ujarnya.

Thonthowi - Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO Under Development
         
Koordinator GOWA (Government Watch), Farid R. Faqih (kiri) dan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Hasyim Muzadi di Kantor PBNU, Jakarta, Senin, 09 Februari 2004. [TEMPO/ Santirta M; Digital Image; 20040209] Koordinator GOWA (Government Watch), Farid R. Faqih (kiri) dan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Hasyim Muzadi di Kantor PBNU, Jakarta, Senin, 09 Februari 2004. [TEMPO/ Santirta M; Digital Image; 20040209]
Farid R. Faqih dan KH Hasyim Muzadi
Farid R. Faqih dan KH Hasyim Muzadi

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Gus Solah dan Gus Mus Jadi Pengurus PBNU
Konferensi Islam Internasional di Jakarta Akhir Desember
Pengurus PBNU Dimumkan Besok Sore
Nahdliyin Crisis Center Resmi Bubar
Idris Marzuki: Pribadi Gus Dur Jadi Menakutkan dan Mengancam NU
Kiai Tapalkuda Menolak Bergabung dengan Hasyim Muzadi
Kiai Sepuh Tolak Hasil Muktamar NU
Lima Kiai Sepuh Bahas Rencana NU Tandingan
Prioritas Hasyim Muzadi Membentuk Pengurus NU
Salahudin Wahid Berharap Tak Ada NU "Tandingan"
> selengkapnya...


Website

Muslimat NU
NU Online


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data