Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Polisi Periksa Dua Kru Garuda
Sabtu, 11 Desember 2004 | 15:33 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Markas Besar Polri memeriksa dua kru Garuda sebagai saksi, terkait kasus kematian Munir. Mereka adalah pramugari dan pramugara yang bertugas saat penerbangan Garuda GA 974 dari Jakarta menuju Singapura, untuk transit sebelum ke Amsterdam-Belanda.

Kepala Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri Komjen Polisi Suyitno Landung membenarkan adanya pemeriksaan kru Garuda tersebut. "Iya dong (ada pemeriksaan)," katanya saat dihubungi Tempo per telepon, Sabtu (11/12)sore. Tapi dia mengaku belum tahu pasti identitas yang dua kru Garuda yang diperiksa sebagai saksi.

Menurut seorang perwira menengah di Mabes Polri, alasan kedua orang tersebut diperiksa, karena mereka dianggap mengetahui aktivitas Munir saat di pesawat dalam penerbangan dari Jakarta ke Singapura saat transit.

Ia mengatakan, pemeriksaan tidak dilakukan di Mabes Polri, tapi penyidik janjian bertemu di suatu tempat di Jakarta. Alasannya untuk mendapatkan substansi penyidikan, lebih efektif dilakukan melalui teknik "ngobrol-ngobrol" alias informal. "Penyidik ngobrol-ngobrol dengan mereka untuk dapat substansi penyidikan," kata perwira yang bertugas di Direktorat I Kejahatan Trans Nasional dan Keamanan Mabes Polri, Sabtu.

Jumat (10/12) kemarin, penyidik Mabes Polri memintai keterangan tiga pramugari/pramugara Garuda. Seluruh yang diperiksa ada lima orang. Mereka adalah yang melayani makanan dan minuman kepada penumpang pesawat Garuda GA 974.

Seperti diberitakan, Polri memeriksa intensif kru Garuda Mabes Polri. Dari 11 krew, dipersempit lagi menjadi lima kru, yakni pramugara dan pramugari. Inisial kelimanya adalah Ev,Ed, Ha,Br dan SS.

Martha Warta S


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Selain Yap Thiam Hien Award, Akan Ada Munir Courageous Award
Da'i Bachtiar: Saksi akan Terus Bertambah
Pollycarpus Bantah Memiliki Senjata Api
Polisi Periksa Tiga Pramugari
Tujuh Penumpang Garuda Diperiksa Atas Kasus Kematian Munir
Syafi’i Ma’arif : Kehadiran Tim Investigasi Munir Sangat Dibutuhkan
Keluarga Munir Desak DPR Gunakan Hak Interpelasi
Polisi Belum Periksa Mie Goreng yang Dimakan Munir
Pemerintah Batal Bentuk Tim Investigasi Kasus Munir
Kapolri: Otopsi Ulang Jenazah Munir Belum Diperlukan
> selengkapnya...


Referensi

Kronologi Kasus Kematian Munir

Website

Imparsial


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data