Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

LSM Desak Pemerintah Segera Aksesi FCTC
Jum'at, 10 Desember 2004 | 12:38 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Beberapa LSM yang peduli dengan kesehatan mendesak pemerintah untuk segera menggunakan jalur aksesi sebagai respon menyetujui Framework Convention on Tobacco Control (FCTC). FCTC merupakan kesepakatan global untuk melindungi generasi sekarang dan mendatang dari bahaya kesehatan, sosial, dan ekonomi yang sebabkan oleh tembakau.

"Kalau dalam 100 hari pemerintah belum melakukan aksesi, kami akan mengambil langkah advokasi yang lebih tegas menegakkan hak asasi manusia yang dilanggar oleh negara," tutur Koordinator Tim advokasi Penaggulangan Masalah Rokok Tulus Abadi, Jumat (10/12) di Jakarta.

Advokasi yang tegas, kata Tulus, dapat berupa sosialisasi FCTC pada pihak pemerintah. Jika masih tidak digubris akan dilakukan tuntutan kepada pemerintah di Pengadilan Negeri. Hal ini penting, menurut dia, karena sebelumnya pada tahun 2003 pemerintah Indonesia ikut menyusun draft FCTC di majelis kesehatan dunia (World Health Assembly). Sampai sekarang dari 192 negara 168 diantaranya sudah menandatangani perjanjian FCTC tersebut dan 41 negara sudah meratifikasinya. "Bahkan dua negara ASEAN seperti Thailand dan Vietnam sudah meratifikasi FCTC," katanya.

FCTC akan dinilai penting, karena sebagai titik awal pemberlakuan hukum internasional dan pemerintah Indonesia harus mengaplikasikan perlindungan warga negara dari kesehatan, terutama dari bahaya tembakau. Hal senada dikatakan oleh Tri Utari Setiawati dari Forum Parlemen Indonesia untuk kependudukan dan kesehatan. Tri mengatakan, telah menginventarisasi kebijakan terkait dengan undang-undang. "Ini akan dibahas dalam sidang DPR dalam waktu dekat," katanya seraya menjelaskan dirinya akan mengulang sosialisasi FCTC kepada anggota parlemen yang baru.

Hadir dalam konfrensi pers hari ini di YLKI adalah Ketua I, Tjandra Yoga Aditama, Lembaga Menggulangi Masalah Merokok (LM3), Indah Sukmaningsih, Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Komite Nasional Penanggulangan Masalah Merokok (KNPMM).

Rr Ariyani-Tempo



Fototerkait
     
Direktur International Crisis Group (ICG), Sidney Jones didampingi Ketua International Crisis Group Indonesia, Todung Mulya Lubis memberi keterangan pers di Hotel Mandarin 02/06/04.
Dalam keterangan pers ini dibahas mengenai Pengusiran Sidney Jones yang dapat membuat  Indonesia buruk di mata internasional.
[TEMPO/Santirta M; Digital Image; 20040602]
Sidney Jones

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

DPR Diminta Keluarkan Rekomendasi Soal Sidney Jones


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data