Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Batas Amnesti 30 Desember Kesempatan Terakhir TKI
Rabu, 08 Desember 2004 | 20:49 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Perpanjangan amnesti bagi TKI di Malaysia sampai 30 Desember, membuat Kedutaan Besar RI di Malaysia menyusun langkah strategis dalam mengurus mereka. Kedutaan akan mencari para TKI untuk didaftar dan selanjutnya dipulangkan ke Indonesia.

Perpanjangan amnesti ini ditandai pertemuan Wakil Perdana Menteri Malaysia YAB Datuk Seri Najib Tun Razak bertemu dengan Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla di Istana Wakil Presiden Indonesia, Rabu (8/12).

Dalam keterangan persnya, Wakil Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia Abdurrahman Mohammad Fachir mengaku akan mengambil langkah bijak dalam membantu TKI. "Saya tidak mahu TKI ilegal dikejar-kejar dan diperlakukan secara tidak manusiawi," ujar Fachir.

Dia sangat berharap, TKI ilegal yang belum keluar dari kantong-kantong persembunyian segera keluar untuk mendaftarkan diri ke kantor kedutaan. "Saya menghimbau kepada semua TKI ilegal untuk memanfaatkan sisa waktu pengampunan yang sudah semakin suntuk", himbaunya.

Masa amnesti tidak akan diperpanjangkan lagi. "Jangan harap akan mendapat kesempatan yang sama di masa depan," ungkapnya. Dia berjanji akan mengerahkan semua staf untuk bekerja melayani TKI terutama dalam mendapatkan dokumen Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP).

Fachir mengingatkan, pemereintah Malaysia akan mengerahkan semua aparatnya untuk melakukan razia terhadap semua pendatang asing tanpa izin. "Kepada para majikan tolong TKI yang ilegal disuruh pulang dan secepatnya membayar gaji mereka," pintanya.

Dalam kesempatan itu juga, Fachir berharap kepada aparat terutamanya malaysia yang telah diberi kuasa menangkap TKI ilegal oleh pemerintah Malaysia, agar bertindak bijak dan manusiawi dalam melakukan tugas.

TH Salengke – Tempo News Room


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemerintah Akui Pelayanan Terhadap TKI Belum Memuaskan
Pelaku Bom di KBRI Paris Masih Gelap
KBRI Buat SPLP untuk Pulangkan TKI Ilegal


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data