Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

BI Masih Intensif Mengawasi Bank Global
Rabu, 08 Desember 2004 | 11:21 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Bank Indonesia (BI) masih melakukan pengawasan intensif terhadap bank global terkait kasus yang menimpa bank ini. Deputi Gubernur Senior BI, Miranda Goeltom, mengatakan BI telah menempatkan pengawasnya secara melekat di bank global setiap hari.

"Tapi saya belum memberikan ada atau tidaknya indikasi penyimpangan. Yang penting bank ini sudah masuk pengawasan khusus," kata Miranda usai membuka seminar sosialisasi tindak pidana pencucian uang di Hotel Pan Pacifik, Jakarta, Rabu (8/12).

Miranda enggan menyebutkan pangkal persoalan yang mengakibatkan bank global masih dalam pengawasan khusus. Menurutnya, penjelasan dari BI akan lebih detil setelah adanya pemeriksaan. "Untuk terciptanya stabilitas perbankan, persoalan ini jangan terlalu dibesar-besarkan sebelum ada hasil pemeriksaan," kata dia.

Miranda mengatakan, Bank Indonsia telah memasukan bank global dalam pengawasan khusus sejak 27 Oktober lalu. Menurutnya, pengawasan terhadap bank ini akan berlangsung selama enam bulan. Dalam pernyataan di situs resminya, bank global termasuk dalam pengawasan khusus, karena rasio kecukupan modalnya anjlok menjadi dibawah 8 persen dari sebelumnya sekitar 44 persen.

Yandi m rofiandi- Tempo


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

BEJ Akan Panggil Bank Global
BI Akui Bank Global Sakit
PPATK dan BI Akan Segera Audit Bank
Bank Global Sudah Masuk Pengawasan Khusus BI
Bank Global Bantah Di-Rush Nasabah
“BI Harus Tingkatkan Penggunaan Mata Uang Lain untuk Cadangan Devisa”
BI Pastikan Penjualan Indover Selesai Akhir Tahun Ini
BI Perkirakan Kurs Tetap Rp 9.000 Pada 2005
BI Luncurkan Uang Baru Pecahan Rp 20 Ribu dan Rp 100 Ribu
BI Tak Akan Longgarkan BMPK untuk Penuhi Kebutuhan Dolar Pertamina
> selengkapnya...


Referensi

Profil Miranda Swaray Goeltom
Profil Burhanuddin Abdullah
Latar Belakang Perusahaan Pengelola Aset Negara (PPA)
Keppres RI No. 17 Tahun 2004 Tentang Perubahan Atas Keppres No. 26 Tahun 1998 Tentang Jaminan Terhadap Kewajiban Pembayaran Bank Umum
Keppres RI No. 1 Tahun 2004 Tentang Komite Koordinasi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang
PP RI No. 47 Tahun 2001 Tentang Perubahan Keempat Atas PP No. 17 Tahun 1999 Tentang Badan PenyehatanPerbankan Nasional
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data