|
Nasional
Sesepuh Golkar Kecam Akbar Tanjung
Selasa, 07 Desember 2004 | 20:32 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Sulasikin Moerpratomo menilai Akbar Tanjung telah membuat kesalahan fatal dengan melakukan pemecatan terhadap anggotanya. Menurut mantan Menteri Peranan Wanita di era Orde Baru ini, sepanjang sejarahnya Golkar tidak pernah memecat anggotanya. Pemecatan itu, katanya, akan menyebabkan partai kehilangan kader-kader terbaiknya. ?Kalaupun salah, dulu paling hanya diskors. Saya kecewa disitu,? kata Sulasikin usai acara Kowani di Istana Negara, Jakarta, Selasa (7/12).
Sesepuh Golkar, kata Sulasikin, juga menyayangkan upaya-upaya pembatasan calon yang berhak maju dalam Munas yang dilakukan Akbar. Seharusnya, setiap kader Golkar berhak maju mencalonkan diri sebagai calon ketua partai berlambang Beringin tersebut. ?Tinggal nanti munas memutuskan siapa kader terbaik yang menjadi ketua umum,? katanya.
Sulasikin juga mengatakan, selama kepemimpinan Akbar tingkat keterwakilan kader perempuan Golkar di parlemen justru semakin menurun. Semasa Orde Baru tingkat keterwakilan kader perempuan Golkar di DPR mencapai 16,4 persen, namun sekarang justru menurun tinggal 12 persen.
Para sesepuh Golkar, tambah Sulasikin mengharapkan dalam Munas nanti hak suara tidak hanya diberikan kepada DPD tingkat I, tapi juga diberikan kepada DPD tingkat II. Hal ini untuk memperluas dukungan yang mungkin diberikan kepada calon ketua umum. Dengan diberikannya hak suara kepada DPD tingkat II, maka Ketua Umum akan dipilih oleh lebih dari 400 orang. ?Masa ketua umum hanya dipilih 33 orang.? katanya.
Sapto Pradityo?Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|