|
Nasional
Massa PDIP Usung Sophan Sophiaan Gantikan Megawati
Selasa, 07 Desember 2004 | 14:42 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Sekitar 300 massa PDI Perjuangan melakukan deklarasi mendukung Sophan Sophiaan untuk menjadi Ketua Umum PDI Perjuangan di kantor PDIP lama Jalan Diponegoro Jakarta, Selasa siang (7/12). Ratusan massa yang berasal dari Pengurus Anak Cabang (PAC) se-DKI Jakarta itu menamakan diri mereka sebagai Garda Penyelamat PDIP Perjuangan.
Mereka mengusung Sophan untuk menggantikan Megawati Soekarnoputri pada kongres yang akan digelar Maret tahun depan di Bali. Alasannya, Sophan terbukti jujur dan bersih. Menurut Agus Siswantoro, Ketua Garda Penyelamat, Sophan terbukti jujur dan bersih dan mendapatkan dukungan yang luas ditingkat bawah. "Bung Sophan sudah siap menjadi wakil perubahan partai," ujar Agus.
Agus mengatakan, Sophan siap berhadapan dengan siapapun yang akan dicalonkan sebagai ketua umum PDIP 2005-2010. Pasalnya, arus bawah PDIP menghendaki pergantian kepemimpinan partai. "Banyak penyimpangan-penyimpangan yang terjadi ditubuh partai," kata Agus.
Deklarasi ini rencananya akan disusul dengan deklarasi serupa didaerah-daerah seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. Menurut Agus, hal ini bukanlah upaya untuk menggusur Megawati. Namun Agus mengatakan sebaiknya Mega ditempatkan pada dewan penasehat saja.
Menurutnya, dikalangan Dewan Pimpinan Partai (DPP) pencalonan Sophan didukung oleh Arifin Panigoro, Meilono Suwondo, Permadi, serta tokoh-tokoh pro pembaruan lainnya.
Dalam kesempatan yang sama, Joni Sujarman, salah seorang yang hadir dalam acara mengatakan bahwa Megawati sudah tidak bisa diharapkan lagi. "Dia sudah sangat gagal," katanya. Acara deklarasi memang sengaja diadakan di markas PDIP yang lama.
Karena pengurus menganggap tempat ini adalah tempat yang sangat bersejarah bagi PDIP. Para peserta melakukan orasi-orasi dan membentangkan spanduk-spanduk tulisan yang mendukung Sophan. Dalam acara itu, Sophon tidak dapat hadir. Menurut salah seorang panitia, Sophan sedang tidak sehat. indra darmawan
INDEKS BERITA LAINNYA :
|