|
Nasional
DPR Prioritaskan Pantau Pelaksanaan Haji
Selasa, 07 Desember 2004 | 14:05 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Wakil Ketua DPR Zainal Ma'arif menyatakan pimpinan DPR sepakat menunda rencana Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI untuk studi banding ke Malaysia, Filipina dan Korea Selatan. Sebagian alokasi dana kunjungan, yaitu Rp 1,2 miliar, akan dialihkan untuk membiayai tim DPR yang akan memantau pelaksanaan pelayanan ibadah haji Indonesia. Sisanya, akan dikembalikan ke negara.
Pimpinan DPR memandang kedua hal ini masih dalam mata anggaran yang sama, yaitu kunjungan ke luar negeri. Hanya saja, pemantauan haji dianggap lebih penting didahulukan.
Besok pimpinan DPR akan mengundang pimpinan Komisi VIII yang mengurus masalah agama untuk membicarakan teknis pelaksanaan pemantauan pelaksaan pelayaan jamaah haji. Anggota tim ini akan diambil dari 10 fraksi secara proporsional. "Bukan hanya dari Komisi VIII saja," katanya.
Tim pemantau diusahakan yang telah melaksanakan haji. "Tapi, bukan yang ONH plus," kata Zainal. Hal ini penting, karena menurutnya orang-orang yang naik haji lewat jalur biasa lebih mengerti permasalahan yang ada di jemaah haji. Kepada tim pemantau disyaratkan tidak boleh melaksanakan haji. "Supaya mereka bisa benar-benar memantau 220 ribu jemaah haji kita," katanya.
Suliyanti - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|