Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Kunjungan Anwar Ibrahim ke Ketua DPD
Selasa, 07 Desember 2004 | 12:47 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Setelah melakukan pertemuan hampir satu setengah jam sejak pukul 09.00-10.30 WIB Anwar Ibrahim, mantan deputi PM Malaysia, mengatakan bahwa dirinya ingin belajar mengenai konsep Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Hal tersebut diungkapkannya dalam konferensi pers setelah melakukan pertemuan dengan Ketua DPD Ginandjar Kartasasmita, di Jakarta, Selasa (7/12).

“Kebetulan sekali yang menjadi ketua DPD sahabat saya Ginandjar Kartasasmita yang mempunyai kemampuan dibidang ekonomi, politik, dan lainnya,” ungkap Anwar.

Mengenai DPD, Anwar melihatnya sebagai contoh percobaan yang berani dilakukan oleh Indonesia. Menurutnya, DPD merupakan sebuah sistem cek and balance dalam sebuah sistem lembaga tinggi negara. “Ini berbeda dengan Malaysia di mana senat dilantik oleh negeri dan pimpinan negara. Untuk itu saya mempunyai minat yang kuat untuk mempelajari DPD,” tambahnya.

Anwar mengungkapkan, kedekatannya dengan Ginandjar sudah dimulai ketika ia mengikuti dialog Asia Pasifik. Pertemuan tersebut membahas masalah demokrasi dan HAM dengan wacana Melayu dan Barat. “Tetapi, akhirnya kita disangka mendukung Amerika dan itu digunakan untuk memfitnah saya,” ungkap Anwar.

Senada dengan Anwar, Ginandjar mengungkapkan dirinya bertemu dengan Anwar pada dialog Asia Pasifik pada tahun 1993-1998. Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh William Kohen, dari Amerika Serikat yang sekarang menjabat sebagai menteri pertahanan Amerika Serikat, serta wakil PM Singapura. “Pertemuan ini selain pertemuan resmi juga pertemuan antara dua sahabat yang sudah berlangsung belasan tahun,” kata Ginandjar.

Ginandjar mengungkapkan, dalam pembicaraannya dengan Anwar pihaknya juga membahas masalah yang mengganjal bagi hubungan kedua negara yaitu permasalahan tenaga kerja Indonesia.

Saat ini, Anwar Ibrahim sedang melakukan pertemuan dengan Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, Wakil Ketua MPR AM Fatwa, anggota DPD BRA Mooryati Soedibyo dan Aksa Mahmud. Rencananya, mereka akan melakukan pembicaraan sampai pukul 12.00 WIB siang.

Evy Flamboyan-Tempo



INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Anwar Ibrahim ke Indonesia 6-10 Desember
Orang Tua Herlina Berdemonstrasi
Eksodus TKI Akan Terjadi Januari 2005
Hanya 16 Persen TKI yang Memanfaatkan SPLP
Lagi, Demonstrasi di Depan Kedutaan Besar Malaysia
PAS Malaysia Siap Bantu Kasus Herlina
LSM: Penangkapan 71 TKI, Kontradiktif
Pengacara Herlina : KBRI Tidak Care
Pemerintah Antisipasi Kedatangan TKI Pasca Amnesti
Menakertrans Kunjungi TKI di Malaka
> selengkapnya...


Website

Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC)
The ASEAN Secretariat


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk21 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data