Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Menpan Sedang Menyusun PP Disiplin PNS
Selasa, 07 Desember 2004 | 06:24 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, Taufiq Effendi, sedang menyusun peraturan pemerintah (PP) No. 32 Tahun 2004 untuk menggantikan PP No. 30 Tahun 1980 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS). "PP ini isinya mengenai melulu, nggak ada selasanya," kata Taufiq. Menurutnya isi dari PP tersebut lebih banyak punishment daripada reward. Namun, menurut Taufiq ada beberapa alternatif baru yang ia tawarkan pada PP tersebut.

Pertama, brevet yaitu memberikan tambahan penghasilan bagi pegawai tertentu yang mempunyai keahlian. "Misalnya seorang akuntan, ia akan mendapatkan penghasilan tambahan apabila membuktikan keahliannya tersebut dengan sebuah sertifikat," kata Taufiq.

Kedua, merit system yaitu tambahan penghasilan yang diberikan kepada orang yang melebihi panggilan tugasnya. Ketiga, memberikan intensif. "Intensif tersebut jumlahnya ditentukan berdasarkan presentase," kata Taufiq. Dia mencontohkan korupsi yang sering dilakukan oleh polisi lalu lintas selama ini karena seorang polantas hanya mendapatkan Rp 500 dari setiap orang yang ditilangnya. " Otomatis dia lebih memilih menyelesaikan dengan jalan damai dengan pelanggar lalu lintas karena bisa mendapatkan Rp 50.000," ujarnya.

Menurut Taufiq peraturan yang ada saat ini membuat aparatur negara lebih suka melakukan korupsi daripada menjalankan tugasnya, untuk itu yang perlu dilakukan adalah menyelesaikan permasalahan bukan mencari permasalahan baru. "Cara saya memang berbeda dengan menteri-menteri yang sebelumnya. Saya tidak suka melakukan inspeksi mendadak, sudah empat presiden di negeri ini tetapi tidak pernah dapat menyelesaiakan masalah budaya korupsi, kolusi, dan nepotisme," ujarnya.

Evy Flamboyan Minanda -Tempo


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Bulog Minta Kembali Beli Beras Untuk PNS
Turun Jabatan, Bagi Pegawai Pemprov DKI Jakarta Yang Tidak Disiplin
Progo Nurdjaman Ketua Umum DPP Korpri Periode 2004-2009
Suap PNS Dibahas Dalam Muktamar
Menpan Minta Maaf
Alwi: Kemungkinan Ada Pihak Tertentu Gagalkan Ujian PNS
Sekretaris Propinsi JaTim Dituntut Mundur
Ujian Tunda Calon PNS Jatim Belum Jelas
Ratusan Peserta Tes CPNS Datangi DPRD Kendari
Lembar Soal Terlambat, 166 Peserta CPNS Bebas Ujian
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [5]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk06 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data