Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Deklarasi NU Tandingan 15 Desember
Senin, 06 Desember 2004 | 22:30 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Abdurrahman Wahid menyatakan, organisasi baru para kiai akan dideklarasikan pada 15 Desember nanti. Namun, ia menolak organisasi yang akan banyak melibatkan kalangan muda itu disebut sebagai "NU tandingan", oposisi, atau alternatif bagi NU yang dipimpin Hasyim Muzadi.

"Tidak ada tandingan, tidak ada alternatif, tidak ada muroqobah. Yang ada adalah organisasi baru yang akan dideklarasikan pada 15 Desember nanti," kata Wahid hari ini, Senin (6/11), dalam konferensi pers di kantor PB NU, Jakarta.

Mantan presiden itu menjelaskan, organisasi baru itu akan diresmikan setelah dirinya pulang dari Australia. Namun, dia mengaku belum mengetahui nama serta tempat organisasi akan dideklarasikan. Untuk kepengurusannya, ia menyebutkan, akan diumumkan kemudian.

Wahid menambahkan, platform organisasi baru ini bersifat "rekonsiliatoris". Artinya, pada saatnya nanti, sekitar 3-5 tahun, NU akan dapat bersatu kembali. Hanya, menurut dia, "orang yang tidak jujur harus berada di luar". Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa itu menolak menyebutkan tokoh yang ia nilai tidak jujur dalam kepengurusan NU sekarang.

Menurut Wahid, kepengurusan organisasi baru akan banyak melibatkan kalangan muda NU. "Yang tua sifatnya hanya memberi restu," katanya.

Sejumlah kiai berpengaruh memberikan "mandat" kepada Abdurrahman Wahid untuk membentuk "NU yang benar" pada saat Muktamar ke-31 NU di Asrama Haji Donohudan, Solo, Jawa Tengah, yang berakhir pekan lalu. Para kiai itu menganggap, NU kini sudah tidak sesuai lagi dengan tujuannya saat didirikan.

Pada muktamar itu, Sahal Mahfudz terpilih kembali menjadi rais am. Sedangkan Hasyim Muzadi kembali menjadi ketua tanfidziyah setelah pada pemilihan mengalahkan Masdar F. Mas'udi, calon yang didukung kelompok Abdurrahman Wahid (Koran Tempo, 3/12).

Eworaswa - Tempo


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Prioritas Hasyim Muzadi Membentuk Pengurus NU
Akbar Belum Tentu Hadir di Pertemuan Gus Dur-Mega
Budiman Sudjatmiko: Saya Tidak Minta Restu Gus Dur
Mega dan Gus Dur Masih Tunggu Kehadiran Akbar Tanjung
Gus Dur : Kantor NU Tandingan Bukan Masalah
Para Kiai Amanatkan Gus Dur Bentuk "NU Baru"
29 Kiai Sepuh Dorong Gus Dur Buat NU Tandingan
Istana Setuju Sahal-Mustofa Pimpin NU
Massa Pendukung Gus Dur Kembali Berunjuk Rasa
Gus Dur Blacklist Hasyim, Andi Jamaro dan Machrus
> selengkapnya...


Referensi

Inpres RI No. 4 Tahun 2000 Tentang Penertiban Rekening Departemen/Lembaga Pemerintah Non Departemen

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data