Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Untuk Sementara, Deportan Timor Leste Ditampung di Depok
Senin, 06 Desember 2004 | 18:12 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Sebanyak 238 warga negara Indonesia (WNI) yang dideportasi pemerintah Timor Leste, dibawa menuju asrama Transito milik Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Depnakertrans) di Pondok Kelapa, Depok. Menurut Chazali Situmorang, Sekretaris Direktorat Jenderal Bantuan dan Jaminan Sosial, Departemen Sosial kepada wartawan di terminal penumpang Pelabuhan Tanjung Priok pada Senin (6/12), Para WNI itu terdiri dari 157 orang dewasa, 63 anak-anak, dan 18 bayi.

Paera deportan tiba di Pelabuhan Tanjung Priok dengan menggunakan Kapal Ciguntang. Menurut Chazali, mereka akan diinapkan di Asrama Transito, sampai mendapat kepastian bahwa lahan dan tempat tinggal yang disediakan seorang pengusaha di Langkat, Sumatera Utara sudah layak huni. "Mungkin tanggal 10 Desember akan diberangkatkan menuju Langkat," kata Chazali.

Untuk meninjau lokasi, menurut Chazali, tim dari Depsos bersama perwakilan warga akan berangkat ke Langkat esok pagi (7/12). Menurut Chazali, lahan dan tempat tinggal ini merupakan sumbangan seseorang yang tidak ingin disebut namanya. Saat ini, para deportan sudah memasuki empat buah Bus Damri dan langsung berangkat ke Pondok Kelapa.

Dalam kesempatan terpisah, Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Keadilan Sejahtera, Soeripto, mengatakan bahwa untuk jangka pendek, yang penting adalah bagaimana menangani agar mereka tidak terlantar. "Makan yang cukup dan istirahat,” katanya. Karena selama ini, kata Soeripto, para deportan mengalami depresi dan kelelahan fisik. Kalaupun mereka memang mau ke Langkat, Soeripto minta agar segala sesuatunya dipersiapkan dengan baik. "Jangan timbul keresahan baru," ujar Soeripto.

Soeripto juga berjanji akan membawa masalah ini dalam rapat kerja dengan pemerintah pada Kamis (9/12) mendatang. Ini berkaitan dengan pengakuan warga yang merasa tak diperhatikan pihak KBRI di Timor Leste. "Apakah memang kebijakan untuk pasif atau itu cuma ulah pejabat di sana," ujar Soeripto yang dating bersama anggota DPR dari Fraksi Keadilan Sejahtera lainnya seperti Anis Matta, Untung Wahonodan Hilman Rosyad.

Tito Sianipar


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kontras: Perlu Langkah Diplomatik Selesaikan Deportasi dari Timor Leste
Warga Yang Dideportasi Dari Timor Leste Tiba Di Tanjung Priok
Kasus Deportasi Timor Leste, Masalah Imigrasi
Warga Yang Dideportasi Dipulangkan
Aparat Mengisolasi 275 Warga Yang Dideportasi dari Timor Leste
Deportasian : Tak Ada Warga Aceh yang Dideportasi
Warga Aceh Yang Dideportasi dari Dili Diisolasi di Kupang
Deportasi dari Timor Leste : 184 Tiba di Perbatasan
Warga yang Dideportasi dari Timor Leste Diawasi Ketat
11 Warga Aceh Turut Dideportasi
> selengkapnya...


Referensi

PENGUNGSI DI NEGERI SENDIRI
Kepres RI No. 25 Thn.2003 Tentang Pendataan Penduduk Bekas Propinsi Timor Timur
UU Nomor 6 tahun 1999 tentang Pencabutan Undang-Undang Nomor 5 tahun 1985 Tentang Referendum

Website

Wiranto


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data