Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Kontras Surati Presiden
Senin, 06 Desember 2004 | 17:56 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Usman Hamid mengatakan, saat ini pihak keluarga Munir sedang menyusun draf surat kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Hamid Awaludin berkaitan dengan permintaan penelitian lanjutan mengenai kapan Munir di racun.

Menurutnya, penelitian ini dilakukan untuk memprediksi kapan arsenik masuk ke dalam tubuh Munir. Hamid menambahkan, pembuatan surat ini dilakukan menyusul pernyataan pihak kepolisian yang menganggap hasil otopsi itu masih kurang. "Ini masih kurang karena belum diketahui kapan arsen masuk ke tubuh Munir," katanya menirukan polisi.

Dalam beberapa kesempatan, Hamid mengklaim, sebenarnya pada saat pertemuan di Belanda, hal ini telah disampaikan. "Kalau kita mau sampai ke estimasi waktu peracunan, itu bisa. Tapi, harus ada penelitian lebih lanjut dan ada permintaan dari Indonesia. Kalau tidak ada permintaan, ya mereka tidak akan lakukan itu," katanya ketika dihubungi Tempo, Senin (6/12).

Surat itu, menurutnya, bertujuan meminta pemerintah mengajukan permohonan penelitian lanjutan hasil otopsi Munir terhadap otoritas Belanda. Dalam draf surat itu juga akan diusulkan agar profesor Cohen dari Universitas Utrecht, Belanda, terlibat dalam meneliti kasus Munir.

Cohen adalah ahli forensik yang disebut-sebut bersedia memberikan bantuan penelitian tentang kapan Munir diracun.

Munir meninggal dalam pesawat Garuda menuju Belanda 7 September lalu. Dalam tubuh Munir ditemukan racun arsenik yang mematikan.

Ewo Raswa - Tempo


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Suciwati Diundang ke Mabes Polri
Pollycarpus Diperiksa Pekan Ini
Suciwati: Munir Tidak Phobia
"Kasus Kematian Munir Kriminal"
Suciwati Diperiksa Soal Kronologi Kematian Munir
Deplu Tidak Akan Serahkan Hasil Otopsi Munir Kepada Suciwati
Suciwati Diperiksa Sebagai Saksi
Polly Telepon Munir Tiga Hari Sebelum ke Belanda
Keluarga Minta Jaksa Agung Bawa Kasus Munir ke SBY
Suciwati Diperiksa Sebagai Saksi, Besok
> selengkapnya...


Referensi

Kronologi Kasus Kematian Munir

Website

Imparsial


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data