Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

PKB Tidak Terpengaruh Sikap Netral NU
Minggu, 05 Desember 2004 | 20:33 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Partai Kebangkitan Bangsa tidak terpengaruh pernyataan Rais Aam NU KH Sahal Mahfud yang menegaskan NU tidak akan berpolitik praktis lagi. ?PKB ke depan tidak akan terpengaruh dengan adanya penyataan Kiai Sahal,? kata Wakil Ketua Umum PKB Mahfud MD, Minggu (5/12).

Mahfud menyatakan, pada tahun 1999, NU mendukung PKB dalam pemilu. Bahkan ketika itu Hasyim Muzadi ikut berkampanye. Namun, PKB di Jawa Tengah hanya memperoleh 13 kursi di DPR. Sementara saat pemilu 2004, dimana NU bersikap netral dan tidak memberi dukungan, PKB mendapat 16 kursi di DPR. Hal yang sama terjadi pada daerah Jawa Timur. ?Jadi tidak ada pengaruhnya ke PKB, soal dukungan NU secara resmi,? katanya.

Hal ini terjadi, lanjut Mahfud, karena warga PKB adalah orang-orang NU. ?Secara emosional warga NU akan menyalurkan sikap politiknya pada PKB,? katanya. Namun, PKB tidak dapat mengklaim bahwa NU adalah milik PKB semata. NU, lanjut Mahfud adalah milik semua umat, seperti PPP, Golkar, PDI Perjuangan, dan organisasi lainnya.

Mahfud juga menyatakan tidak ada partai politik yang akan diuntungkan dengan keluarnya NU dari politik praktis. ?Tidak ada pihak yang diuntungkan dengan adanya pernyataan Kiai Sahal,? ujar Mahfud. Bahkan, lanjut Mahfud, perpecahan di tubuh PKB antara Abdurrahman Wahid dan pengurus NU yang baru, tidak akan berdampak pada PKB.

PKB lanjut Mahfud tidak akan ikut campur tanggan dalam persoalan di tubuh NU saat ini. ?Namun saya berharap jangan ada perpecahan di NU,? katanya. Jika terjadi perpecahan, lanjut Mahfud, NU sendiri yang akan rugi.


Sutarto?Tempo


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pasca Muktamar, Kantor PBNU Masih Sepi
GP Ansor Tidak Akan Ikut Campur Permasalahan NU
Hasyim-Sahal Disarankan Cari Alternatif Kantor NU
Salahudin Wahid Berharap Tak Ada NU "Tandingan"
Hasyim Muzadi Minta Gus Dur Tidak Bentuk NU Tandingan
Hasyim Muzadi Lanjutkan Lima Program
Ulil Kecewa Sikap Kiai Sepuh NU yang Menolak JIL
Pelaku Bom Marriott Tak Pernah Mendapat Perintah Ba'asyir
Muktamar NU Gagal Selesaikan Masalah Pokok Organisasi
Sahal Mahfudz: Jangan ada Faksionalisasi di Tubuh NU
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 51 Tahun 2001 Tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik
Undang-Undang No. 12 Tahun 2003 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD

Website

Muslimat NU
NU Online
Partai Kebangkitan Bangsa
Abdurrahman Wahid


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data