|
Usman Hamid Pertanyakan Respon Presiden Membentuk Tim Kasus Munir
Minggu, 05 Desember 2004 | 16:15 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Koordinator Kontras, Usman Hamid, mempertanyakan respon Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam membentuk tim investigasi kasus Munir. “Tim independen ini harus segera disetujui SBY” katanya ketika dihubungi Tempo melalui telepon, Minggu (5/12).
Hamid menambahkan, anggapan bahwa kematian munir merupakan kasus kriminal merupakan sesuatu yang prematur. “Satu tindakan pembunuhan bisa dikatakan kriminal. Tapi, motivasi pembunuhannya itu yang perlu dibuktikan. Masih terlalu prematur kalau ini kriminal murni” ujarnya. Kapolri, Jenderal Da'i Bachtiar sebelumnya mengatakan bahwa pembunuhan terhadap Munir adalah kriminal.
Menurut Hamid, Munir dibunuh dengan sengaja menggunakan perencanaan yang matang. Dan ironisnya, pembunuhan seperti ini sulit berharap sepenuhnya kepada pihak kepolisian. “Kalau ini menyangkut kriminal murni mungkin tidak ada masalah” kata Hamid.
Hamid menambahkan, pembunuh Munir bukan semata membunuh fisik, tetapi juga apa yang diperjuangkannya. Selain itu, kasus ini adalah bentuk teror terhadap aktivis lainnya.Munir meninggal dalam pesawat Garuda menuju Belanda. Dalam tubuh Munir ditemukan racun arsenik yang melebihi ambang batas.
Dia melihat, motivasi pembunuhan ini bernuansa politik. Oleh karenanya, dia meminta SBY untuk segera mewujudkan tim independen yang diusulkan Kontras dan Imparsial beberapa waktu lalu. Tim ini akan membantu kepolisian dalam mengungkap pelaku pembunuhan yang diyakini pihak keluarga sebagai pihak yang memiliki kekuatan besar.
Ewo Raswa-Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|