|
Nusa Tenggara Barat
Tanwir Usai, Bursa Calon Ketua Muhammadiyah Mulai Marak
Minggu, 05 Desember 2004 | 14:09 WIB
TEMPO Interaktif, Mataram :Walau Muktamar Muhamaddyah masih jauh yaitu Juli nanti, bursa pencalonan ketua organisasi itu sudah marak, terutama setelah SidangTanwiir III yang digelar di Mataram 2-5 Desember ini. Sejumlah nama yang beredar kuat adalah Yahya Muhaimin, Dien Syamsuddin, dan juga Ahmad Syafii Ma'arif yang kini duduk di kursi ketua organisasi itu..
Di luar tiga nama itu, masih ada beberapa nama lain seperti Haedar Nashir, Dasron
Hamid, Abdul Malik Fadjar, Dawam Rahardjo, Bambang Sudibyo, Ahmad Watiekpratiknya, dan juga sejumlah tokoh lainya.
Yahya Muhaimin, Mantan Menteri Pendidikan ini, mengaku terkejut ketika namanya santer disebut sebagai salah satu calon Ketua Umum Muhammadiyah. “Ya, saya
jadi gede rumongso (GR), dengan pencalonan itu. Karena latar belakang saya bukan dari pesantren," tegasnya.
Menurutnya, dalam tradisi Muhammadiyah, soal pemilihan Ketua Umum itu, mekanismenya sudah baku. Prosesnya, yaitu akan diusulkan sebanyak 39 nama-nama yang akan duduk menjadi unsur ketua. Kemudian, nama itu disaring kembali hingga tersisa 13 orang. Disanalah, akan dipilih di Muktamar. Dan bagi yang terpilih suara
terbanyak akan menjadi Ketua Umum sesuai ranking hingga 13 orang. "Tapi kalau terpilih yang saya sholat istikharah (minta petunjuk) dahulu," paparnya.
Calon lain, adalah Dien Syamsuddin. Pria kelahiran Sumbawa, NTB ini, kerap muncul dan beberapa kali memimpin Sidang Tanwir selama tiga tahun belakangan ini. Di kalangan Muhammadiyah, arena tanwir dan Muktamar, kerap jadi tolok ukur, dicalonkan
dan dipilihnya orang tersebut. Di luar itu, Dien juga dikenal sibuk di Majelis Ulama Indonesia Pusat sebagai Sekretaris Umum.
INDEKS BERITA LAINNYA :
|