|
Nasional
Tim Penyelidik AS Mulai Investigasi Lokasi Kecelakaan Lion Air
Sabtu, 04 Desember 2004 | 17:02 WIB
TEMPO Interaktif, Solo: Komite Nasional Keselamatan Transportasi dan tim penyelidik dari National Transportation Safety Board Amerika Serikat dan serta Boeing, mulai bekerja. Dua penyelidik dari kedua institusi tersebut, Sabtu (4/12), meninjau lokasi pesawat Lion Air yang jatuh di Bandara Adisumarmo Solo Rabu lalu.
Paul Cox dari NTSB dan Williams C Steelhammer dari Boeing hari ini tiba di Solo, langsung menuju lokasi kejadian. Mereka meneliti dengan seksama setiap bagian pesawat seraya mengambil gambar dengan menggunakan handycam dan kamera terhadap bagian-bagian pesawat tersebut.
Tim dari AS ini juga menerima penjelasan dari Ketua KNKT Setio Raharjo dan anggotanya. Penyelidikan dilakukan terhadap landasan Bandara Adi Soemarmo. Usai melakukan penyelidikan di lapangan, mereka melakukan pertemuan tertutup di posko bandara.
Setio Raharjo yang ditemui usai rapat menyatakan, belum ada kesimpulan yang disampaikan kedua orang ahli dari NTSB dan Boeing tersebut. "Mereka masih meneliti lokasi kejadian secara seksama, setelah itu mendengarkan dan melihat data-data yang telah kita kumpulkan sebelumnya. Jadi masih terlalu dini," ujar Setio Raharjo.
Direncanakan, kedua penyelidik dari AS ini akan bereda di Solo selama dua hari. Dikatakan Setio, kedatangan tim dari AS ini akan membantu KNKT menyelidiki penyebab kecelakaan pesawat jenis Boeing MD 82 ini.
NTSB adalah komite keselamatan transportasi milik pemerintah AS. Pakar dari NTSB juga akan membawa kotak hitam pesawat ke Amerika, sekaligus yang bakal memeriksa rekaman isinya. Sedang dari Boeing akan memeriksa secara detail kondisi pesawat Lion Air yang mengalami kecelakaan.
Setio menambahkan, hasil investigasi sangat bergantung pada kondisi kotak hitam. Yang diperiksa dari kotak hitam itu adalah cockpit voice recorder dan flight data recorder. "Dari situ bisa diketahui secara akurat penyebab kecelakaan. Kalau sekrang, terlalu prematur untuk menyimpulkannya. Tunggu hasil pemeriksaan kotak hitam," katanya.
Anas Syahrul-Tempo News Room
INDEKS BERITA LAINNYA :
|