Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

PLN Harus Mengurangi Ketergantungannya pada Solar
Jum'at, 03 Desember 2004 | 18:56 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Sugiharto meminta PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengurangi ketergantungannya pada bahan bakar solar. “Bisa saja PLN beralih ke bahan bakar gas atau yang lainnya,” kata Sugiharto pada wartawan, Jumat (3/12) di Jakarta.

Sugiharto meminta agar PLN secara sistemik bisa mengurangi ketergantungannya pada bahan bakar solar. "sehingga PLN akan terhindar dari fluktuasi harga minyak yang begitu tinggi," katanya.

Sebelumnya, Direktur Utama PLN Eddie Widiono dalam Rapat Dengar Pendapat dengan komisi VII DPR RI mengatakan bahwa ketergantunganh PLN terhadap BBM sebagai bahan bakar masih sangat tinggi. Untuk itulah dia meminta kepada pemerintah untuk duduk bersama mengatasi dampak kenaikan BBM. Pasalnya, dengan kenaikan 30-40 persen harga BBM, PLN butuh tambahan pendapatan sekitar Rp 8 Triliun.

Namun menurut Eddie, pihaknya belum memikirkan untuk menaikan tarif dasar listrik. Menurutnya, penentuan kisaran kenaikan tarif masih terlalu dini. PLN tidak ingin serta merta membebani masyarakat akibat kenaikan harga BBM itu. "Tapi, mau tidak mau perusahaan harus mencari tambahan pendapatan untuk menutupi kerugian jika tarif tak dinaikkan" katanya saat melakukan Rapat Dengar Pendapat dengan komisi VII DPR RI Rabu (1/12) di Jakarta.


Erwin Dariyanto - TNR


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemerintah Bahas Kenaikan Harga BBM dan Revisi RAPBN 2005
Wapres: Subsidi BBM Dicabut Tahun Depan
Pertamina Boleh Pinjam Bank untuk Tingkatkan Stok BBM
Gapoksi VII Minta Pertamina Tindak Tegas Penyimpangan BBM
Pasokan BBM dan Listrik Aman Hingga Akhir Tahun
Pande: Menekan Subsidi BBM Harus Jadi Prioritas
Purnomo Sarankan Pemerintahan Baru Tak Naikkan Harga BBM
Pengusaha Minta SK Penurunan Tarif Masuk Gula Rafinasi Dikeluarkan
Pemerintah Tidak Akan Menaikan Harga BBM Tahun 2004
Harga Minyak Membubung, Ekonomi Dunia Bakal Terpukul
> selengkapnya...


Website

Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC)
PT Pertamina


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data