Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pelaku Pemboman Marriott Sangkal Keterlibatan Ba'asyir.
Kamis, 02 Desember 2004 | 16:27 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Seorang pelaku pemboman Hotel JW Marriott bernama M Rois menyangkal keterlibatan Abu Bakar Ba'asyir pada peledakan bom Marriott "Perbuatan ini adalah inisiatif kami untuk balas dendam kepada Amerika," kata M Rois dalam kesaksiannya dipersidangan perkara Ba'asyir, Kamis (2/12) di Auditorium Departemen Pertanian.

Alumni pesantren Ngruki ini mengaku bertemu Ba'asyir untuk pertama kalinya disekitar Ngruki tahun 1995. Tetapi selama belajar di pesantren itu, Rois tidak pernah bertemu kembali dengan Ba'asyir, juga tak pernah menjadi guru untuk Rois.

Setelah selesai dari Ngruki, Rois kembali ke Malaysia, tempat tinggalnya sejak berusia dua tahun. Di sebuah pesantren yang bernama Lukmanulhakim di daerah Johar, Rois baru bertemu lagi dengan Ba'asyir di sebuah Masjid. Saat itu, Ba'asyir memberikan ceramah umum kepada para santri. Rois mengakui bahwa ia mendengar nama Jemaah Islamiyah sekitar tahun 1997. Namun ia tak tahu menahu siapa pemimpin organisasi itu.

Rois pernah ke Afganistan pada tahun 1999 atas perintah Hambali. Disana, kata Rois, ia mendapat pendidikan agama dan militer. Menurut Rois, selama berada di Afganistan, dirinya tidak pernah melihat Ba'asyir.

Sepulangnya dari Afganistan pada tahun 2001, Rois ke Indonesia. Ia berkunjung ke Pondok Pesantren Ngruki. Dalam kunjungan itu, menurut pengakuan Rois, ia sampaikan pesan dari Hambali untuk Abu Bakar Ba'asyir. Menurutya, Hambali menitipkan pesan itu dari Osama bin Laden di Afganistan. Pesan itu berbunyi, apabila Ba'asyir tidak merasa aman di Indonesia sebaiknya tinggal di Afganistan saja. Pesan itu, kata Rois hanya dijawab Ba'asyir dengan kalimat Insya Allah.

Dalam pengeboman Hotel Marriott, Rois mengaku diajak bergabung oleh Nurdin M Top. Saksi yang telah mendapatkan hukuman tujuh tahun penjara ini menyatakan tidak pernah diperintahkan sedikitpun oleh Ba'asyir untuk mengeboman Hotel Marriott. Bahkan selama di Ngruki, Rois tidak pernah diajarkan hal-hal seperti itu. Peran Rois sendiri dalam pengeboman di Hotel Marriott adalah membawa bahan peledak.

Rois yang merupakan kakak ipar dari Nurdin M Top ini mengakui bahwa aksi pengeboman Marriott ini adalah salah satu wujud dari realisasi tausiah (nasehat) Osama bin Laden. Selama di Afganistan, ia sangat sering bertemu dan mendapatkan tausiah. Osama kerap berpesan untuk memerangi Amerika dan sekutunya serta membantu kaum Taliban.

Khairunnisa--Tempo


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Saksi Simpulkan Ba'asyir Amir JI
Saksi Sidang Ba'asyir Bingung
Sidang Kasus Ba'asyir Mendengarkan Keterangan Lima Saksi
Assegaf: Penahanan Ba'asyir Tidak Ada Esensinya
Ba'asyir Bantah Terlibat JI
Sidang Ba'asyir Ramai dengan Teriakan
Saksi Korban Bom JW Marriott Tak Mengenal Ba'asyir
Sidang Ba'asyir Panggil Tujuh Saksi
Putusan Sela : Eksepsi Ditolak, Persidangan Dilanjutkan.
Rangkaian Bom dalam Tas Teroris
> selengkapnya...


Referensi

Perjalanan Ali Gufron
Paketan Bom di Indonesia
Teror Bom di Indonesia (Beberapa di Luar Negeri) dari Waktu ke Waktu
Jenderal Laskar Istimata
Doktor Elmaut dari Johor
Yayasan Pulih yang Pulihkan Trauma
InpresRI No. 5 Thn 2002 (kepada Kepala Badan Intelijen Negara sehubungan dengan terorisme)
Inpres RI No. 4 Thn 2002 (kepada Menteri Negara Koordinator Bidang Politik dan Keamanan sehubungan dengan terorisme)
UU RI No.15 Thn 2003 Tentang Penetapan PERPU 1/2002 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, Menjadi Undang-Undang
> selengkapnya...

Website

Badan Intelijen Negara
Kepolisian Republik Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data