Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nsional

Keluarga Munir Akan Temui Jaksa Agung
Kamis, 02 Desember 2004 | 06:33 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Koordinator Kontras, Usman Hamid, mengatakan Kamis (2/12) ini keluarga Munir yang terdiri dari Kontras dan Imparsial akan menemui Jaksa Agung Abdurrahman Saleh. ?Kami sudah buat appointment,? katanya di kantor Yayasan Harkat Bangsa kemarin.

Mereka akan meminta Jaksa Agung membicarakan masalah Munir kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Menurutnya, hal ini penting untuk mengantisipasi jika bukti yang telah diperoleh masih dianggap kurang di persidangan. Termasuk, mengantisipasi hal lain dalam pembuktian.

Munir meninggal dalam perjalanan menuju Belanda pada 7 September lalu. Berdasarkan hasil otopsi, dia meninggal akibat racun arsenik dalam darah yang mencapai 3,1 mg dari batas maksimal yang diperbolehkan 1,7 mg (Koran Tempo, 30/11).

Hamid mengaku, mereka juga akan membicarakan mengenai kemungkinan mengambil data dari kepolisian Belanda yang telah melakukan pemeriksaan awal bagi sekitar 20 orang pada saat-saat terakhir Munir. Karena menurutnya, orang yang memberikan kesaksian pada saat itu jauh lebih baik daya ingatnya dibandingkan dengan orang yang diperiksa pihak kepolisian Indonesia saat ini.

Dia yakin, ada informasi penting yang dapat membantu kepolisian Indonesia. Baik keterangan yang mungkin terlewat oleh kru Garuda maupun keterangan orang tertentu yang mungkin tidak ada di Indonesia, tetapi di Belanda.

Ewo Raswa?Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pollycarpus, Saksi yang Didalami Polisi
Nanti Malam Polri Seleksi Saksi Kasus Munir
Selidiki Kasus Munir, Tim Polri ke Singapura
Polisi Periksa Empat Saksi dari IMPARSIAL
Garuda Dukung Polisi Usut Kasus Munir
Parlemen dan Pengacara di Belanda Bantu Keluarga Dapatkan Otopsi Asli
Kontras: Otopsi Munir Ada di Menlu Wirayuda Sejak Akhir Oktober
Tim Investigasi Kasus Munir Polri : 31 Orang Sudah Diperiksa
Agar Jaksa Tidak Alergi Komisi Kejaksaan
Kasus Munir, Belanda Tak Ingin Hukuman Mati
> selengkapnya...


Referensi

Keppres RI No. 16 Tahun 2004 Tentang Pembentukan Tim Pemberesan Badan Penyehatan Perbankan Nasional
Keppres RI No. 1 Tahun 2004 Tentang Komite Koordinasi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang
UU RI No. 1 Tahun 2001 Tentang Pengesahan Persetujuan Antara Pemerintah RI dan Pemerintah Hongkong Untuk Penyerahan Pelanggar Hukum Yang Melarikan Diri (Agreement Between The Government Of The Republic Of Indonesia and The Government Of Hongkong For The S
> selengkapnya...

Website

Lembaga Informasi Negara


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data