Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Wapres Akan Kunjungi Korban Kecelakaan Pesawat
Rabu, 01 Desember 2004 | 20:12 WIB

TEMPO Interaktif, Solo: Wakil Presiden RI Yusuf Kalla direncanakan akan membezuk para pasien korban kecelakaan pesawat Lion Air JT-0538 yang dirawat di Rumah Sakit Yarsis. Sesuai rencana, Wapres akan menutup acara Muktamar NU ke-31 yang berlangsung di Asrama Haji Donhudan, Boyolali.

Namun karena terjadi musibah kecelakaan pesawat yang menewaskan sedikitnya 26 orang tersebut, jadwal kunjungan Wapres berubah. Sebelum menutup muktamar, terlebih dulu Yusuf Kalla akan mengunjungi Rumah Sakit Yarsis, yang terletak di Pabelan Sukoharjo untuk membezuk pasien korban kecelakaan. Sebagian besar korban kecelakaan memang dilarikan ke rumah sakit ini.

Untuk kunjungan Wapres, Rabu (1/12) telah dilakukan gladi resik menyangkut kunjungan tersebut. Setelah membezuk beberapa pasien yang masih dirawat di rumah sakit ini, barulah Wapres Yusuf Kalla akan menuju Asrama Haji Donuhudan untuk menutup Muktamar NU.

?Kecelakaan ini juga mengundang keprihatinan beliau, sehingga rencananya beliau akan mengunjungi beberapa pasien disini. Jadwal beliau ke rumah sakit ini mungkin tidak terlalu lama karena setelah itu ke Asrama Haji Donohudan,? ungkap dr Jufri, pimpinan rumah sakit.

Sementara itu, seluruh korban kecelakaan akan memperoleh jaminan asuransi kecelakaan dari PT Jasa Raharja. Mereka yang meninggal, ahli warisnya memperoleh uang asuransi sebesar Rp 50 juta, pasien yang cacat tetap memperoleh Rp 50 juta dan yang rawat inap memperoleh Rp 25 juta.

Hal itu ditegaskan, Diding S Anwar, Dirut PT Jasa Raharja saat mengunjungi korban kecelakaan di sejumlah rumah sakit di Solo. Diding berjanji akan meminta jajarannya di daerah untuk pro aktif mengurus jaminan asuransi para korban. ??Nanti akan kita data seluruh korban baik yang meninggal maupun yang rawat jalan. Selanjutnya petugas kami akan pro aktif mengurus uang asuransi ini,?? paparnya.

Menurut Dan Lanud Adi Soemarmo, Kol Pnb Potler Gultom, hingga Rabu (1/12) korban yang meninggal dalam kecelakaan ini tetap sebanyak 26 orang dan bukan 33 orang seperti yang dilansir sejumlah media. Data yang masuk dari sejumlah rumah sakit maupun evakuasi di lokasi kejadian, korban meninggal hanya bertambah dua yakni pilot pesawat Kapten Dwi M serta seorang penumpang bernama Baren Beloh Sembiring asal Batam.

Anas Syahirul/Imron Rosyid?Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Munawar Bantah SBY Intervensi Muktamar NU
Masdar Mashudi Mengaku Dapat Restu Kiai Sahal
DPR Desak Agar Dibentuk Tim Selidiki Kecelakaan Lion
Menjelang Pemilihan, Arena Muktamar Siaga I
Kotak Hitam Pesawat Lion Air Ditemukan
Kiai Sepuh Dua Kubu Temui Sahal Mahfud
Telkom Berikan Layanan Gratis Untuk Musibah Lion Air
F16 Tergelincir di Makassar
Gus Yus Sudah Dimakamkan
Santunan Korban Tewas Pesawat Lion Air Rp 50 Juta
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Keamanan dan Keselamatan Penerbangan
Laporan Penelusuran Penyumbang “Bermasalah ”

Website

Lion Air
Muslimat NU
NU Online


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data