|
Nasional
Anwar Ibrahim ke Indonesia 6-10 Desember
Rabu, 01 Desember 2004 | 14:40 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, banyak penggemarnya di Indonesia. Menurut rencana tokoh yang pernah menjadi tahanan politik pada masa Perdana Menteri Mahathir berkuasa, akan mengunjungi Indonesia pada tanggal 6-10 Desember.
Menurut Ketua Panitia kunjungan Anwar Ibrahim, Adi Sasono, rencananya Anwar Ibrahim akan datang bersama Istrinya Wan Azizah Wan Ismail. Kunjungan Anwar, menurut bekas Menteri Koperasi, merupakan kunjungan silaturohim dan kebudayaan. Rencananya, Anwar akan bertemu dengan Abdurrahman Wahid, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Megawati Sukarnoputri. "Kehadiran presiden dan Megawati Sukarnoputri masih dalam konfirmasi,"katanya pada konferensi pers di Jakarta dengan tema \'Melepaskan Baju Politik Anwar Ibrahim mengunjungi Indonesia,\' Rabu (1/12).
Kedatangan Anwar yang hampir bersamaan dengan kunjungan Wakil Perdana Menteri Malaysia Tun Abdul Rozak di Indonesia. Menurut Adi Sasono, tidak ada misi politik pada kunjungan Anwar. Sejak semula, saat dirawat di Jerman, Anwar mengatakan bahwa Indonesia merupakan negara pertama yang akan dikunjunginya setelah ia pulih.
"Anwar menganggap Indonesia sebagai sahabat. Banyak tokoh Indonesia yang menjadi sahabatnya, jadi kunjungan ini bukan kunjungan politik melainkan pertemuan antar sahabat yang sudah lama tidak bertemu,"ujar Adi.
Berdasarkan jadwal acara dari panitia diketahui bahwa pada tanggal 7 Desember 2004, Anwar akan menemui ketua DPR dan MPR serta ketua DPD di Gedung Nusantara. Pada tanggal 8 Desember, Anwar akan melakukan makan malam bersama Adi Sasono dan tokoh-tokoh politik. Serta pada tanggal 9 Desember, Anwar akan berkunjung ke Yogyakarta menemui Sultan Hameng Kubuwono ke X.
Selain bertemu dengan sahabat lama dan pemerintah, Anwar akan melakukan pertemuan dengan kalangan akademisi di kampus Universitas Gajah Mada dan Institut Teknologi Bandung serta melakukan kunjungan keagamaan, berkunjung ke Darut Tauhid dan melakukan kuliah umum didepan ormas-ormas Islam di Mesjid Al-Azhar. Anwar juga akan melakukan pidato kebudayaan di Gedung Kesenian Jakarta.
Adi Sasono mengharapkan kedatangan Anwar ke Indonesia dapat memberikan sumbangan pemikirannya tentang konsep masyarakat madani secara keseluruhan serta di bidang ekonomi, Anwar mempunyai gagasan ekonomi berupa memprioritaskan pengentasan kemiskinan serta menegakkan keadilan dan kesejahteraan. "Menurut Anwar masyarakat melayu harus sadar sendiri akan ketinggalannya tanpa harus menyalahkan pihak barat,"kata Adi.
Secara pribadi, Adi Sasono, telah mengenal Anwar sejak tahun 1967 ketika aktif di Pelajar Islam Indonesia (PII). "Sampai ketika kami masih memiliki jabatan, kami masih sering bersilaturahmi," kata Adi.
Evy Flamboyan
INDEKS BERITA LAINNYA :
|