Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jawa Tengah

Lion Air Terpeleset di Solo, 10 Tewas.
Selasa, 30 November 2004 | 20:31 WIB

TEMPO Interaktif, Solo:Pesawat Lion Air, dengan nomor penerbangan JT 538, pukul 18.20 WIB tergelincir masuk ke sawah, berhenti di dekat pemakaman umum, setelah menabrak pagar pengaman bandara.

Pesawat McDonald Douglas (MD) buatan tahun 1982 ini tujuan Jakarta - Surabaya, dan transit di bandara Adi Sumarno, Solo. Menurut bagian informasi RS Yarsi, Nur, 10 orang (7 tewas laki-laki, 3 orang perempuan), salah satunya bayi. Korban tewas diantaranya di bawa ke Rumah Sakit Yarsi, Solo. Sedangkan 23 orang masuk ruang perawatan, diantaranya bernama : Ny.Endang Sulistiyani, Yuliatno, Eva (Pramugari-luka parah), Himawan (2 tahun), Sriwahyuni (20 th), Suwarni (30 th), Makmur (48), Desi (29 tahun), Riksa (59), Mahmud (73 th), Fatimah (69 th), Sobari (53), Surjana (60 th), Ratih (26 tahun), Amir Bastaman, Harsono, Bujiani (26 th), Sukiyem (60 tahun), Hartono, Sumiyati asal Bogor, Reta (2 th), Gape (2,5 th)


Tampak dibawa dengan truk polisi dengan tewas mengenaskan. Ratusan penumpang lainnya mengalami luka-luka dan dilarikan ke beberapa rumah sakit di Solo diantaranya di RS Yarsi, PKU Muhammadiyah,Dr.Oen dan rumah sakit lainnya.

Pesawat Lion itu tercatat membawa 146 penumpang. Menurut salah seorang penumpang, Badar Ali Majid, tidak terjadi goncangan saat pesawat mendarat. “Tapi sebelum berhenti sempat ada hentakan. Penumpang pun panik karena ada asap tebal dan bau aftur,”ujarnya.

Karena panik, Badar bersama istrinya memecahkan kaca dan melompat, lalu jatuh ke sawah. Badar dan istrinya mengalami luka pada kaki. Badar Ali adalah ketua Tanfidz NU Riau yang hendak berangkat arena muktamar NU ke-31 di Solo, menyusul teman-temannya.

Menurut penumpang yang lain, Helpis, warga Kartosuro, saat itu penumpang dalam keadaan panik. Helpis kemudian mendobrak pintu darurat sebagai jalan keluar. Ia naik pesawat bersama seorang istri dan dua anaknya yang masih balita. Helpis mengalami luka ketika jatuh ke sawah.

Sebab jatuhnya pesawat juga belum diketahui karena sampai saat ini pihak Lion Air belum dapat dikonfirmasi. Yang jelas saat ini keluarga korban panik, dan berdesakan di ruang tunggu Bandara Adi Sumarmo, Solo.

Akibat kecelakaan ini, banyak calon penumpang Lion Air membatalkan keberangkatannya. Salah satunya adalah Mia, yang trauma atas hal tersebut. “Karena ada kejadian seperti ini, saya tidak berani. Mending besok saya naik kereta,” ujarnya.

Imron/Syaiful Amin/Sohirin

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

DPR Berduka, Gus Yus Pergi
Pesawat Lion JT-0538 Masih Laik Terbang
Jenazah Gus Yus Dimakamkan Siang Ini
19 Penumpang Lion Air Belum Diketahui Nasibnya
Pejabat LH Kabupaten Tangerang Tewas Akibat Kecelakaan Lion Air
DPR Doakan Korban Lion Air
Kotak Hitam Lion Air Belum Ditemukan
Jenazah Gus Yus Diberangkatkan ke Jember
Laksana dan Wilson Raih Habibie Award 2004
Korban Meninggal Lion Air 31 Orang
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Keamanan dan Keselamatan Penerbangan

Website

Lion Air


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data