Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Gus Dur Blacklist Hasyim, Andi Jamaro dan Machrus
Selasa, 30 November 2004 | 05:46 WIB

TEMPO Interaktif, Solo: Mantan Ketua PBNU KH.Abdurrahman Wahid (Gus Dur) mengancam akan membuang sejumlah pengurus NU apabila terpilih sebagai Rois Aam dalam Muktamar NU ke-31 di Asrama Haji Donohudan Solo, akhir November ini. Gus Dur menyebut beberapa nama, di antaranya Hasyim Muzadi, Andi Jamaro dan Abdullah Machrus.

?Begitu saya jadi, mereka tak masuk pengurus, mereka hilang begitu saja,? kata Gus Dur kepada beberapa wartawan di Hotel Lor Inn Solo kamar 1107, Senin (29/11) malam. Menurut Gus Dur, setelah dia terpilih, besama dengan Ketua Tanfidziyah dia akan membentuk formatur terdiri dari Rois Aam, Wakil Rois Aam, Ketua Umum, Wakil Indonesia bagian Barat, Wakil Indonesia bagian Timur dan Wakil Indonesia bagian Tengah.

Ditanya apakah Gus Dur akan mengusulkan nama-nama itu agar tidak masuk dalam kepengurusan, ?Jelas dong. Curang sih. Mereka pakai nama NU tapi mereka sendiri main duit segala macam,?jelasnya. Disinggung apakah Gus Dur mendapat dukungan penuh dari muktamirin, Gus Dur menyatakan tidak ambil pusing dengan dukungan tersebut karena jika dirinya memikirkan dukungan berarti merasa perlu untuk ada di NU. Padahal Gus Dur mengaku dirinya tidak mau berebut jabatan di NU. ?Silahkan ambil semua. Saya tidak penting tapi kalau Hasyim Muzadi menjadi Ketua Umum saya buat organisasi baru. Gitu aja,? papar Gus Dur.

Apakah tidak ?eman? (sayang) pada NU? ?Tidak, 90 persen dukung saya, bagaimana mau eman, tidak perlu eman,? katanya. Dalam kesempatan itu Gus Dur juga menyatakan berkembang tidaknya NU ke depan, sangat tergantung apakah para tokoh-tokoh NU akan mendorong atau tidak. Selain itu juga tergantung pada jajaran pengurus PBNU yang akan datang.

Apa yang harus dirubah di NU? Menurut Gus Dur, segala-galanya harus dirubah dari waktu ke waktu harus ada perubahan. Misalnya tentang konsep pembangunan itu merupakan tanggung jawab NU juga. ?Kalau sayang pada negara harus mikir itu,? katanya.

Adi Mawardi-Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Delapan PWNU Kembali Dukung Hasyim Muzadi
Gus Dur Dukung Pasangan Sahal dan Gus Mus
Ansor Kecam Rancangan AD/ART NU yang Sentralistik
Hasyim Bantah Libatkan NU dalam Pemilu Presiden
Greg Barton : NU Tandingan Upaya Negosiasi
Greg Barton: Peluang Hasyim Muzadi Besar
Menanggapi Pertangungjawaban Hasyim Muzadi, Peserta Muktamar Terbelah
Hasyim Muzadi Tinggalkan Rp 5,5 Miliar Untuk Pengurus Baru
Pidato LPJ Hasyim Muzadi Disambut Unjuk Rasa
Pembacaan LPJ Hasyim Muzadi Mendadak Maju
> selengkapnya...


Referensi

Jadwal Kampanye Pemilu Presiden
Tim Kampanye Calon Presiden
Perkiraan Peta Dukungan Calon Presiden
Inpres RI No. 4 Tahun 2000 Tentang Penertiban Rekening Departemen/Lembaga Pemerintah Non Departemen
Laporan Penelusuran Penyumbang “Bermasalah ”
> selengkapnya...

Website

NU Online
Situs Megawati-Hasyim Muzadi


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [4]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data