|
Nasional
Garuda Dukung Polisi Usut Kasus Munir
Selasa, 30 November 2004 | 01:02 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Direktur Utama Garuda Indra Setiawan menyatakan pihaknya akan memfasilitasi dan memperlancar tugas-tugas kepolisisan sehubungan dengan penyelidikan kasus kematian Munir. Menurut Indra, Selasa (30/11) ini polisi akan kembali memeriksa awak Garuda untuk dimintai keterangan.
Dijelaskan Indra, sampai saat ini sudah 20 awak Garuda yang dipanggil polisi untuk diperiksa. Sebagai bukti keseriusannya membantu kepolisian, Garuda membebastugaskan sementara orang-orang yang dipanggil untuk tujuan pemeriksaan polisi. ?Jika memang diperlukan, saya juga bersedia untuk datang,? katanya menanggapi pertanyaan wartawan mengenai kesediaannya disidik polisi.
Janji Indra untuk membantu kepolisian, Senin (29/11) kemarin diungkapkan dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi V DPR RI dengan PT Garuda Indonesia dan PT Merpati Nusantara Airlines. Namun dia tidak bersedia membeberkan nama-nama kru Garuda yang telah diperiksa kepolisian. ?Siapapun yang dipanggil pasti kami izinkan. Tapi nama-namanya adalah urusan polisi, saya tidak berkompeten untuk itu," katanya.
Indra mengakui Pollycarpus, yang oleh sejumlah media dicurigai terlibat, benar pilot Garuda. Tapi dia tidak bersedia berkomentar lebih lanjut mengenai hal itu. ?Segalanya telah saya serahkan pada kepolisian," tegasnya.
Sampai saat ini Garuda belum memberikan sanksi apapun kepada awaknya yang diduga terlibat kasus kematian Munir. Dia menjelaskan, "seperti polisi, kami menganut praduga tak bersalah.". Menurut Indra, jika belum terbukti bersalah, bukan pada tempatnya jika mereka menjatuhkan sanksi. Apapun hasil polisi, pihaknya menyerahkan pada hukum yang ada. Namun dia memastikan Garuda tetap bertanggungjawab dengan menyediakan pengacara jika benar ada orangnya yang menjadi tersangka.
Mengenai rumor dalam tubuh Garuda disisipi intelejen, Indra mengatakan itu hak pemerintah sebagai pemilik perusahaan. ?Kami bukan owner, jadi kalau pemerintah merasa perlu menyimpan intelnya, ya silahkan. Tapi saya tidak tahu soal hal itu,? katanya.
Dia mengelak dugaan makanan yang disediakan Garudalah penyebab kematian Munir. Pihaknya, katanya, Kami membagi makanan secara random. Jika dugaan itu memang benar, tentu semua penumpang akan ikut keracunan. ?Tapi nyatanya kan cuma Saudara Munir,? ujarnya. Indra menegaskan makanan yang disediakan pesawat Garuda lulus uji kelayakan dan dimasak oleh koki-koki andal. ?Garuda bergaransi atas makanan yang tersedia,? katanya.
Suliyanti?Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|