Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Polis Periksa 10 Saksi Lagi dalam Kasus Munir
Senin, 29 November 2004 | 16:44 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Penyidik Markas Besar Polri memeriksa 10 saksi lagi terkait kasus kematian Munir, Pejuang hak asasi manusia itu meninggal di atas pesawat Garuda GA 974 pada 7 September lalu dalam penerbangan Jakarta-Belanda. Pemeriksaan 10 saksi itu dilakukan di kantor Garuda Airline, Senin (29/11).

"Hari ini kita menyelesaikan pemeriksan 10 orang kru Garuda," kata Kepala Badan dan Kriminal Maarkas Besar Polri Komisaris Jenderal Suyitno Landung pada wartawan. Rencananya, Selasa (30/11), ada 10 orang lagi yang akan dimintai keterangan. Sehingga, kru Garuda yang dimintai keterangan menjadi sebanyak 41 orang. Pada minggu lalu, ada 21 orang sudah diperiksa.

Suyitno menjelaskan, pemeriksaan tidak dilakukan di Mabes Polri. Ini dilakukan untuk mempercepat proses penyelidikan. Mengingat kru Garuda mempunyai jadwal waktu yang berbeda dalam bertugas. "Kita mohon kepada direktur operasional, mana yang mau. Yang sedang off dan di darat biar kami periksa," papar dia.

Pemeriksaan sebagai saksi dilakukan di luar Mabes Polri ini tidak menyalahi prosedur. "Di mana saja, kapan saja, kalau itu saksi tidak menyalahi prosedur".
Suyitno menambahkan, setelah pemeriksaan 41 kru Garuda itu akan dipilah-pilah lagi. Saksi yang terkait dan melihat langsung kesehatan Munir dari perjalanan Jakarta menuju Singapura dan Singapura menuju Amsterdam, Belanda.

Berdasarkan catatan perjalanan Munir, selama perjalanan Jakarta-Singapura tidak ada keluhan atau kegiatan yang mengkhawatirkan atas almarhum Munir. Munir memang sempat turun di Bandara Changi Singapura. Setelah dua sampai tiga jam pesawat tinggal landas dari Changi, Munir mengeluhkan sakit perut dan mual-mual.

Dokter Tarmizi Hakim memberi pertolongan dengan susu dan yudiatam (obat sakit perut). "Hasilnya, kondisi Munir agak tenang," kata Suyitno. Tetapi beberapa saat kemudian, Munir mengeluh lagi dan bolak-balik ke toilet. Oleh dokter Tarmizi lantas dimintakan obat yang ada di dalam pesawat. Karena mengeluh terus, dokter memberikan suntikan.

Rupanya, Munir masih bolak-balik toilet. Dokter memberikan suntikan kedua, dan kondisi Munir agak tenang kembali. Selanjutnya Munir ditolong oleh Nasution, awak Garuda yang lain untuk dibopong ketempat duduknya. Dua jam sebelum mendarat, badan Munir sudah dingin kemudian ditepuk-tepuk ternyata dia sudah meninggal. Menurut catatan general declaration surat kematian Munir pukul 04.05 atau saat berada di atas wilayah Rumania.

Martha Warta Silaban-Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

"PT Newmont Tak Akan Lari dari Tanggung Jawab"
Mahasiswi Unsoed Purwokerto Ditemukan Membusuk
Ahli Forensik : Kematian Munir Bisa Dideteksi Lewat Rambut dan Darah
Komisi Lingkungan Hidup DPR Pertanyakan Kasus Buyat
Otopsi Ulang Munir Tak Ada Gunanya
Besok, Tim Indonesia akan Bertemu Tim Otoritas Hukum Belanda
Koordinator Kontras Kembali dari Belanda Hari Ini
Keluarga Munir Minta Perlindungan dari Ancaman Teror
Tim Mabes Polri ke Belanda
Isu Diracun, Akhirnya Terbukti
> selengkapnya...


Referensi

Inpres RI No. 3 Tahun 2000 Tentang Koordinasi Penanggulangan Masalah Pertambangan Tanpa Izin
Keppres RI No. 80 Tahun 1999 Tentang Pedoman Umum Perencanaan dan Pengelolaan Kawasan Pengembangan Lahan Gambut di Kalteng
PP RI No. 53 Tahun 1999 Tentang Perusahaan Umum Kehutanan Negara (Perum Perhutani)
> selengkapnya...

Website

PT Freeport Indonesia
Newmont Indonesia
Berita Bumi
Situs INFORM
Lembaga Informasi Negara


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Masyarakat Lebih Akrab dengan Mencoblos
Pemungutan Suara Pemilu 2009 Memakan Waktu Lebih Lama
Soetrisno Bachir Harapkan Gaet Pendukung Gus Dur
Biaya Operasional Pengelolaan Sampah Minim
Departemen Pertanian Dibobol Maling

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data