Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Agar Jaksa Tidak Alergi Komisi Kejaksaan
Senin, 29 November 2004 | 13:02 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:"Saya minta jaksa tidak alergi dan terancam atas pembentukan Komisi Kejaksaan." Kata-kata ini meluncur dari Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh dalam rapat dengar pendapat dengan anggota Komisi Hukum, Hak Asasi Manusia dan Keamanan DPR di Jakarta, Senin (29/11).

Arman, panggilan akrab Jaksa Agung menyebut kalau pembentukan Komisi Kejaksaan ini berawal dari banyaknya ketidakpuasan masyarakat atas pengawasan internal di kejaksaan. Atas dasar itulah gagasan pembentukan Komisi Kejaksaan tercetus. Fungsinya, untuk mengawasi kerja para jaksa, jaksa gung muda bahkan jaksa agung sendiri.

Lebih lanjut menurut Arman, Komisi Kejaksaan bukan hanya bekerja untuk meningkatkan kinerja kejaksaan semata, tapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan aparatur, terutama saat menangani sebuah perkara. Menurut Jaksa Agung, ia sering mendengarkan laporan bagaimana seorang jaksa harus mengeluarkan uang pribadinya untuk memberi makan terdakwa, atau membiayai operasi intelijen. “Padahal, gaji jaksa tidaklah tinggi,” kata Arman. "Mengapa kita tidak mendirikan Komisi Kejaksaan?" kata Arman.

Jaksa Agung juga menampik tudingan telah terjadi resistensi di kalangan kejaksaan atas rencana pembentukan Komisi Kejaksaan itu. Yang ada menurut Arman adalah jajarannya belum tahu bagaimana bentuk komisi dan tata kerja komisi yang anggotanya merupakan orang-orang independen dari luar kejaksaan itu. Realisasi pembentukan komisi ini menurut Arman akan mundur dari rencana semula. "Konsepnya saja baru selesai hari ini," katanya.

Tapi nama-nama yang akan menjadi anggota Komisi Kejaksaan itu menurut Arman, sudah berada di saku jaksa agung sebelumnya. "Nanti, nama-nama itu akan ditawarkan ke masyarakat, hingga fit and proper test-nya lebih simple,” kata Arman.

Anggota komisi dari Fraksi PDIP, Tri Media Panjaitan mengaku sebagai orang yang tidak setuju pembentukan Komisi Kejaksaan dilakukan tergesa-gesa. Ia mengusulkan agar kejaksaan menunjukan kinerjanya terlebih dahulu dalam enam bulan mendatang. Sementara bekerja dalam masa itu, menurut Tri Media, biarlah kejaksaan diawasi secara internal dulu, sambil memberi kesempatan pada kejaksaan untuk menangani 176 perkara mendesak. Sesudah itu, menurut Tri Media, baru dibentuk Komisi Kejaksaan. "Jangan sampai Komisi Kejaksaan jadi tempat cuci piring," katanya.

Istiqomatul Hayati

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Komisi Pengawas Segera Dibentuk
Aktivis HMI Minta Jaksa Agung Tangkap Akbar Tanjung
Jaksa Tuntut Pembobol BNI 20 Tahun
Jaksa Agung Akan Seret 70 Tersangka Korupsi Ke Pengadilan
ELSAM: Masih Banyak Kasus Pelanggaran HAM Belum Tuntas
Alasan Adnan Buyung Bela Adiwarsita : Melawan Bob Hasan
Adrian Diancam Hukuman Seumur Hidup
Jaksa Agung Kantongi Nama Pejabat Aceh Diduga Korupsi
Kejagung Akan Bentuk Komisi Pengawasan Eksternal
Menteri Ka?ban Serahkan Nama 19 Pencuri Kayu ke Kejaksaan
> selengkapnya...


Referensi

Keppres RI No. 16 Tahun 2004 Tentang Pembentukan Tim Pemberesan Badan Penyehatan Perbankan Nasional
Keppres RI No. 1 Tahun 2004 Tentang Komite Koordinasi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang
UU RI No. 1 Tahun 2001 Tentang Pengesahan Persetujuan Antara Pemerintah RI dan Pemerintah Hongkong Untuk Penyerahan Pelanggar Hukum Yang Melarikan Diri (Agreement Between The Government Of The Republic Of Indonesia and The Government Of Hongkong For The S
> selengkapnya...

Website

Lembaga Informasi Negara


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data