|
Nasional
Ditutup, Latihan Tempur Indonesia-Singapura
Senin, 29 November 2004 | 12:16 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jendral Ryamizard Ryacudu secara resmi menutup latihan perang bersama tentara angkatan darat Indonesia dan Singapura, Senin (29/11) di Pusat Latihan Tempur Paliyan, Wonosari Gunung Kidul Yogyakarta.
Latihan yang berlangsung sejak 22-29 November ini, melibatkan tiga kompi pasukan. Dua kompi dari Indonesia dan satu dari Singapura dengan jumlah personil 146 orang prajurit. Menurut Ryamizard, latihan bersama ini digelar untuk meningkatkan profesionalitas tentara kedua negara. Selain untuk menjalin komunikasi dan persahabatan diantara keduanya.
Ucapan Ryamizard diamini oleh Kepala Staf Angkatan Darat Singapura (Chief of Army Singapure) Major General Desmond Kuek. Menurutnya, latihan bersama ini bertujuan untuk memperkokoh persahabatan dan pengertian, serta meningkatkan profesionalitas angkatan darat kedua negara. "Kedua tujuan itu sudah tercapai," ungkapnya saat memberikan amanat didepan pasukan.
Latihan bersama ini merupakan yang ke-16 kalinya diselenggarakan oleh kedua negara, dan terakhir kali diadakan di Singapura. Dalam latihan kali ini, semua peralatan tempur yang dipakai disediakan oleh TNI AD. Antara lain dua peleton (delapan buah)tank scorpion, enam pucuk meriam artileri medan, dua helikopter M17 dan dua helikopter untuk evakuasi.
Selain mengadakan latihan tempur, kedua pasukan juga melakukan aksi sosial, berupa pembangunan tempat ibadah, sekolah dan jalan. Juga diadakan pengobatan massal untuk masyarakat disekitar lokasi latihan.
Sunariah
INDEKS BERITA LAINNYA :
|