|
Papua
Gempa Lagi, Nabire Terisolasi
Minggu, 28 November 2004 | 18:49 WIB
TEMPO Interaktif, Nabire:Sekitar pukul 16.36 WIT Hari Minggu (28/11) telah terjadi gempa yang cukup kuat dengan pusat gempa 4,02 Lintang Selatan-135,55 Bujur Timur dengan kedalaman gempa 59,18 km. Kekuatan gempa 5,61 skala richter. Lokasi gempa berada di 74 km selatan kota Nabire. Gempa tersebut dirasakan 3-4 MMI di kota Nabire. Hingga hari ketiga setelah gempa berukuran 6,4 skala Richter di Nabire, Papua, Jumat (26/11) lalu, gempa di Nabire, telah terjadi 13 kali, susul-menyusul.
Menurut Hendrik Rumantrai, Sekretaris Dewan Adat Papua wilayah Nabire hingga saat ini bantuan yang ada baru dari Palang Merah Indonesia yang mendirikan tenda untuk operasi darurat dengan persediaan satu koli darah serta 4 koli obat-obatan. Tenaga medis sebanyak 12 orang. "Dari pemerintah setempat bantuan belum terlihat dan hingga saat ini kebutuhan yang sangat vital adalah tenda, alat penerangan dan obat-obatan. Memang dirumah sakit umum daerah Nabire ada bantuan tenda dari TNI. Sedangkan untuk alat penerang ada bantuan dari PLN Manokwari dan Sorong,"kata Hendrik.
Akibat gempa besar hari ini, masyarakat Nabire ketakutan. Kota Nabire semakin terisolasi. Sebelumnya, menurut Hendrik aktifitas masyarakat sudah berjalan antara 50-60 persen dan kios-kios hampir seluruhnya melayani kebutuhan masyarakat. Hingga saat ini dari data Balai Meteorologi dan Geofisika wilayah V Jayapura korban tewas telah mencapai 17 orang yang dirawat 23 orang dan rawat jalan 126 orang.lebih dari 500 rumah rusak, beberapa sekolah hancur seperti gedung SMP 6 Nabire, SMP Antonius, dan SMP Mandala. Gempa ini juga merusak tujuh jembatan, menenggelamkan dermaga Samabuca, dan menumbangkan ratusan pohon.
Lita Oetomo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|