Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Demo Anti Hasyim Warnai Pembukaan Muktamar NU
Minggu, 28 November 2004 | 11:38 WIB

TEMPO Interaktif, Boyolali: Pembukaan Muktamar NU ke-31 di Asrama Haji Donohudan Boyolali yang dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudoyono dan sejumlah menteri, Minggu (28/11), diwarnai unjuk rasa menentang KH Hasyim Muzadi.

Aksi yang dilakukan seratusan warga NU yang mengaku dari cabang NU Kota Surabaya terhadang oleh ketatnya penjagaan pasukan Banser NU dan aparat kepolisian. Mereka hanya dapat membentangkan spanduk dan menyebarkan selebaran di depan pintu gerbang asrama.

Aksi unjuk rasa tersebut berlangsung sesaat setelah rombongan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono masuk ke arena Muktamar. Sebuah spanduk besar bertuliskan "KH Hasyim Muzadi" dengan tanda silang merah dibentangkan di depan pintu gerbang bersama spanduk bertuliskan "Tolak Hasyim Muzadi". Selain itu juga spanduk lain yang bertuliskan "NU akan Baik apabila Rois Am-nya Abdurrahman Wahid" di pasang di bus yang membawa rombongan penggembira muktamar dari Surabaya.

Selain itu mereka juga menyebarkan pamflet yang berisi sindirian terhadap Hasyim Muzadi. Isinya antara lain menyebutkan KH Hasyim Muzadi dibesarkan NU tetapi pengkhianat dan penjual NU. Selain itu mereka juga berteriak-teriak menghujat Hasyim Muzadi. Aksi ini juga mendapatkan dukungan dari peserta muktamar yang tertahan di depan pintu gerbang. Mereka meneriakkan "Hidup Gus Dur, Hidup Gus Dur."

Aksi tersebut tetap berlangsung ketika Presiden SBY memberikan sambutan pembukaan. Massa pendukung Gus Dur juga sempat dorong mendorong dengan pasukan Banser. Mereka baru membubarkan diri ketika acara pembukaan berakhir.

Imron Rosyid/Syaiful Amin/Sohirin - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Presiden Serahkan Keputusan Pada Peserta Muktamar
KH MA Sahal Mahfud: NU Harus Kembali Ke Politik Kebangsaan
Presiden Buka Muktamar NU Ke-31
Gus Dur Aksi Protes Jalan Kaki
Ketua PBNU Harus tidak Mewakili Antagonisme Politik
Kaum Muda NU Gelar Muktamar 'Tandingan'
Hasyim Muzadi: Saya Tidak Ada Masalah dengan Gus Dur
Lirboyo Dukung Hasyim Muzadi Sebagai Ketum NU
Gus Dur: NU Tandingan Pemikiran Kyai Sepuh yang Menolak Politik Praktis
PKB Ingin Gus Dur Jadi Rois Aam PBNU
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Star Trek di Konsol Game
Sony Perkenalkan PS3 160 Gigabita
Pengacara: Tak Ada Saksi Muchdi Dendam kepada Munir
Wali Kota Jakarta Timur Akan Didatangi Pengunjuk Rasa
Wanda Hamidah Sibuk Seleksi Proposal

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data