|
Nasional
Presiden Serahkan Keputusan Pada Peserta Muktamar
Minggu, 28 November 2004 | 11:17 WIB
TEMPO Interaktif, Boyolali: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam sambutan pembukaan Muktamar ke-31 NU di Boyolal, hari ini, Minggu (28/11), mengatakan NU punya peranan sangat penting bagi pembangunan dan kesadaran berkebangsaan. Presiden berharap NU dapat menumbuhkan pembangunan bangsa yang bersih dan bermartabat. "Bersih dari tindakan-tindakan yang merugikan rakyat, bersih dari pelanggaran-pelanggaran KKN. Termasuk penggerogotan aset-aset negara. Pembangunan yang sesuai konstitusi dan UU yang berlaku," kata Presiden Yudhoyono.
Menurut Presiden, hanya dengan kepatuhan terhadap hukum itulah dapat diwujudkan penyelenggaraan negara yang bersih dan sehat. JIka semua aturan hukum dipatuhi, maka kita akan dapat menciptakan masyarakat yang bebas, bersih dan bermartabat tersebut. "Karena itu saya yakin dengan bimbingan para ulama yang kita cintai dan hormati, bangsa Indonesia akan bisa membangun suasana bangsa yang bersih dan bermartabat itu. Saya berharap para ulama agar tidak kenal lelah dalam melaksanakan tugas dan ukuwah-nya mengajak masyarakat ke jalan yang benar," katanya.
Sementara itu, terhadap pelaksanaan Muktamar, Presiden menyatakan, pemerintah akan menghormati setiap keputusan yang diambil. "Kami serahkan seluruh urusan organisasi kepada para muktamirin, kami yakin dan percaya apa yang akan diputuskan oleh muktamar adalah apa yang terbaik bagi organisasi, bagi umat, bangsa dan negara," katanya.
Syahirul Anas - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|