Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nusa

Belasan Tewas, Kereta Api Seruduk Kijang
Sabtu, 27 November 2004 | 18:12 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kecelakaan kereta api terjadi lagi. Kali ini Kereta Api Kamandanu jurusan Jakarta-Semarang yang menghajar mobi Toyota Kijang di perlintasan Padaharja, Kramat, Tegal, Jawa Tengah Sabtu (27/11) siang. Kecelakaan maut terjadi setelah Kijang yang berisi 13 penumpang melewati perlintasan kereta tanpa palang pintu di Desa Padaharja.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun Tempo, kecelakaan ini menimpa mobil Kijang bernomor B 7433 ZN yang pulang dari menghadiri wisuda di sebuah Akademi Perawat Kesehatan. Menurut Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Tegal, Ajun Komisaris Polisi Yudi Riawan, kejadian ini berawal ketika mobil kijang melaju dari arah Utara ke Selatan di persimpangan desa Padaharja.

Sopir bernama Sobirin tampaknya tak melihat ada kereta dari kejauhan dan terus melaju hingga KA Kamandanu yang melaju dari arah Barat ke Timur menabrak dan menyeret mobil berwarna abu-abu itu sejauh 50 meter.

Menurut Yudi, korban yang dipastikan meninggal 11 orang, seorang lagi dalam kondisi kritis dan masih dirawat di ICU RS Texin, Tegal. Bangkai mobil Kijang sudah disingkirkan dari tempat kejadian.

Korban yang meninggal di tempat, terlihat sulit diidentifikasi. Hingga kini, petugas di RS Texin, Tegal masih berusaha untuk mengidentifikasi korban yang berada di kamar Mayat. "Korban masih sulit diidentifikasi, tapi keluarga korban sudah berdatangan," kata Yudi Riawan. Kendati sulit dikenali, petugas RS Texin yang dihubungi Tempo bisa memastikan nama 4 korban yang meninggal, yakni Rofi’ah, Karomah, Triana dan Badriah.

Sementara itu, dari pantauan Tempo, kedatangan kereta di Stasiun Tawang, usai kecelakaan, mengalami gangguan. Setelah menabrak kijang, KA Kamandanu berhenti sejenak di Stasiun Larangan dan terlambat tiba 45 menit dari jadwal. Keterlambatan ini menurut Kepala Stasiun Tawang Purwanto, tak membuat jadwal kereta lain terganggu. "Kedatangan memang terlambat tetapi tidak berpengaruh pada kereta yang lain. Argo Muria berangkat tepat waktu jam 16.00," kata Purwanto.

Hingga saat ini, perjalanan kereta menuju ke barat tidak terlalu terhambat dengan adanya kecelakaan di Tegal. Beberapa penumpang KA Kamandanu yang baru turun dari Jakarta bahkan mengaku tak tahu menahu kalau keretanya telah menabrak sebuah mobil di Tegal.

Dian Yuliastuti, Ari Ajie

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Masinis KRL Tewas Tersengat Listrik
Akibat KA Pertamina Terbakar, Jalur Selatan Lumpuh
Kereta Anjlok, Enam Gerbongnya Terbakar
Dephub Akan Tertibkan Jalur lintasan Kereta Ilegal
Perlintasan KA Liar Segera Ditutup
KA Argo Gede Anjlok di Purwakarta
KAI Catat 146 Korban Kecelakaan di KRL
Kereta Api Pertamina Pengangkut Minyak Tanah Terguling
16 Orang Luka-luka Terjatuh dari Gerbong KRL
Tiga Pejalan Kaki Tewas Disambar Kereta Api
> selengkapnya...


Website

PT Kereta Api Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [4]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk17 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Tyson Gay Mundur, Powell dan Bolt Berpeluang
Selektif Menerima Tawaran
Sultan Yogya Usul Kotanya Disebut Kota Republik
Bill Davidson Tembus Basketball Hall Of Fame
Tips Mudik Dari Polisi

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data